IDETORIAL.com, Jakarta – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, bertemu Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Gedung Adhyatma Lantai 2, Jakarta Selatan, Senin, 4 Mei 2026.
Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan kesehatan di Kota Kupang, mulai dari fasilitas kesehatan dasar, hingga pengembangan layanan medis spesialis dan infrastruktur rumah sakit.
Dalam pertemuan itu, Serena didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, serta Direktur RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, Maria Veronica Ivonny D. Ray.
Serena mengatakan Pemerintah Kota Kupang terus mendorong percepatan layanan kesehatan yang merata, modern, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami datang membawa kebutuhan nyata masyarakat Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang ingin memastikan pelayanan kesehatan semakin dekat, cepat, modern, dan mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat saat ini,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Kupang mengusulkan penambahan puskesmas di Kecamatan Kelapa Lima guna memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar.
Selain itu, Pemkot Kupang juga mengusulkan penambahan ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) untuk mendukung layanan Cath Lab jantung di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang.
Usulan itu bertujuan memperkuat penanganan pasien penyakit jantung dan kasus darurat kardiovaskular, tidak hanya bagi warga Kota Kupang tetapi juga daerah penyangga di sekitarnya.
Pemkot Kupang turut mendorong peningkatan pemanfaatan layanan Cath Lab agar fasilitas kesehatan yang tersedia dapat digunakan secara optimal sebagai layanan rujukan regional.
Di bidang sumber daya manusia kesehatan, perhatian juga diberikan pada peningkatan kapasitas tenaga medis, khususnya petugas pelayanan di ruang cytotoxic yang membutuhkan kompetensi dan standar keamanan khusus.
Selain itu, pemerintah mengusulkan pembangunan rumah medis spesialis dan mess paramedis guna meningkatkan kenyamanan tenaga kesehatan serta kualitas pelayanan rumah sakit.
Dari sisi infrastruktur, rehabilitasi ruang radiologi dan perbaikan lift rumah sakit juga menjadi bagian dari usulan yang disampaikan kepada Kementerian Kesehatan.
Serena menegaskan seluruh usulan tersebut merupakan bagian dari percepatan transformasi sistem kesehatan di Kota Kupang.
“Kami ingin pembangunan kesehatan di Kota Kupang berjalan merata dan berkelanjutan. Pelayanan kesehatan bukan hanya soal gedung dan alat, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, menyatakan Kementerian Kesehatan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Kupang, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun di rumah sakit daerah.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan layanan kesehatan yang modern dan inklusif bagi masyarakat.