GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ombudsman Beri Catatan Strategis Layanan Kesehatan RSUD WZ Yohanes Kupang

IDETORIAL.com, Kupang – Ombudsman NTT beri sejumlah catatan strategis bagi peningkatan layanan kesehatan di RSUD WZ Yohanes Kupang.

Hal ini disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat rumah sakit, Rabu, 22 April 2026.

Kepala Keassistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman NTT, Alberth Roy Kota, menyampaiakn catatan strategis penting yang perlu menjadi perhatian manajemen rumah sakit diantaranya, peningkatan sarana prasarana pengaduan baik online maupun secara offline, peningkatan tranparansi dan akuntabilitas dokumen perencanaan, agar dapat menjadi bahan evaluasi bersama, baik dari pihak internal maupun eksternal, khususnya terhadap usulan program yang telah terakomodir dapat dievaluasi kesesuaian rencana dan realisasinya.

“Data pengaduan atau keluhan yang terkelola dengan baik, dapat menjadi indikator penting dalam perencanaan program dan penganggaran, sekaligus menjadi instrumen untuk menangkap kebutuhan rill masyarakat terhadap pelayanan,” jelas Alberth

Selain itu, Alberth juga menyoroti hasil penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pelayanan terhadap penyandang disabilitas serta percepatan penyelesaian pengaduan masih menjadi perhatian bersama.

ILO dan Pemkot Banda Aceh Jalin Kolaborasi Perkuat UMKM dan Dukung Program Kota Parfum

“Sebagai salah satu lokus penilaian maladministrasi Ombudsman 2025, kami menilai bahwa perlu adanya peningkatan kompetensi petugas, khususnya dalam pelayanan terhadap penyandang disabilitas dan percepatan penyelesaian pengaduan di RSUD Prof. W.Z. Yohanes Kupang masih perlu ditingkatkan” tambah Alberth.

Direktur RSUD Prof. W.Z. Yohanes Kupang, dr. Stefanus Dhe Soka, menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan yang disusun harus selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Kehadiran rumah sakit ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sehingga seluruh gambaran kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat perlu diakomodir secara baik.

Ia juga menambahkan bahwa sejak dicanangkan tranformasi layanan kesehatan pada tahun 2020, dunia medis terkhususnya rumah sakit mengalami kemajuan yang signifikan.

” Oleh karena itu, forum musrenbang menjadi penting dalam merumuskan program yang komprehensif dan dan responsif dalam menjawab kebutuhan pelayanan publik,”tandas dr. Stefanus Dhe Soka

Saat ini, RSUD Prof W.Z. Yohanes Kupang mengusung visi menjadi rumah sakit yang mandiri dan terdepan dalam mewujudkan masyarakat NTT yang sejahtera. Sehingga untuk mencapai visi tersebut, saat ini berbagai inovasi layanan terus dikembangkan untuk penyelenggaraan pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan pasien.

26 Tahun “Tidur”, Wawali Serena Francis Gaungkan Kembali Gerakan Pramuka Kota Kupang

Selain itu, RSUD Prof W.Z. Yohanes Kupang juga aktif menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di bidang Kesehatan secara inovatif, sebagai upaya dari pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan di Nusa Tenggara Timur (*)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement