GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Replika Benda dari Kisah Alkitab

3 Ribu Orang Kunjungi Museum Alkitab di Kupang, Replika Benda Bersejarah Jadi Daya Tarik

IDETORIAL.com, Kupang – Lebih dari 3.000an orang mengunjungi Museum Alkitab dalam Pekan Alkitab Indonesia 2026 yang digelar di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak tanggal 3-6 Agustus 2026.

Antusiasme ribuan pengunjung tersebut didorong oleh pameran replika berbagai benda yang dikisahkan dalam Alkitab, sehingga menghadirkan pengalaman belajar sejarah Alkitab secara lebih nyata dan interaktif.

“Di Kota Kupang, ini menjadi pengunjung terbanyak di sejarah Museum Pekan Alkitab Indonesia yang telah dibuat di kota – kota lain,”kata Ketua Panitia Pekan Alkitab Indonesia 2026, Pdt. Feby Mesakh-Frans, saat penutupan, Kamis, 6 Agustus 2026.

Selama penyelenggaraan kegiatan, pengunjung dari kalangan pelajar, mahasiswa, jemaat gereja, hingga masyarakat umum, memadati lokasi pameran untuk melihat dari dekat koleksi replika benda-benda bersejarah.

Di antaranya papirus sebagai media penulisan Alkitab, miniatur Bait Allah, sangkakala, biji sesawi, alat-alat rumah tangga pada zaman Alkitab, mahkota duri, cambuk, alat musik, minyak narwastu, koin yang diterima Yudas, hingga berbagai artefak yang berkaitan dengan kisah dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyerap Tenaga Kerja Terbesar di NTT

Pdt. Feby Mesakh-Frans, menambahkan, pameran tersebut bertujuan memperkenalkan sejarah Alkitab kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami. Melalui replika benda-benda yang dipamerkan, pengunjung dapat memperoleh gambaran visual mengenai kehidupan pada masa Alkitab, sekaligus memahami konteks sejarah dari setiap kisah yang dibacanya.

“Bagi saya pribadi sebagai pendeta, ini pengalaman iman, seperti ada perjalanan spritual yang berbeda, karena sebelumnya kita hanya membaca Firman Tuhan lewat Alkitab tertulis, tapi saat ini kita langsung melihat bukti-bukti barang yang tertulis dalam Alkitab,”terang Pdt. Feby Mesakh-Frans,

Ia mencontohkan, banyak kesaksian sebelumnya dan berpikir bahwa Yohanes Pembabtismakan belalang yang serangga, ternyata maksud Alkitab belalang adalah jenis buah. replika benda- benda ini menjadi hal yang menolong kita untuk tidak salah mengartikan Firman Tuhan.

Perwakilan Lembaga Alkitab Indonesia, Fia menjelaskan, kota Kupang menjadi salah satu kota yang diagendakan Pekan Alkitab Indonesia 2026, dengan salah satu destinasinya adalah Museum Alkitab, yang menyuguhkan benda-benda yang tercatat dalam Alkitab dengan tujuan pengunjung dapat melihat secara langsung.

Dengan pameran artefak ini juga diharapkan pengunjung khususnya umat kristiani usia anak hingga lansia lebih mencintai dan menghargai proses pembuatan Alkitab dan benda-benda yang ada di cerita Alkitab.

DPMPTSP Kabupaten Kupang Bersama UDN Perluas Layanan Perizinan Hingga Tingkat Kecamatan

” Dengan benda koleksi yang ada di museum, kita berharap pengunjung mengetahui bentuk asli benda- benda yang ada dalam Alkitab, dan memiliki gambaran tidak hanya ilustrasi, sehingga Alkitab bukan hanya menjadi pajangan tapi bisa diresapi dan dibaca setiap harinya.”jelas Fia.

Kota Kupang menjadi kota ke 3 dalam penyelenggaraan Pekan Alkitab Indonesia 2026, setelah sebelumnya di laksanakan di Timika-Papua dan Purwodadi-Jawa Tengah

Selain pameran, Pekan Alkitab juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif seperti seminar, lomba cerdas cermat Alkitab, baca indah Mazmur, lomba mewarnai, dan aktivitas lainnya yang dirancang untuk meningkatkan literasi Alkitab di kalangan anak-anak maupun generasi muda.

Panitia menilai capaian 3.000 pengunjung menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan yang menggabungkan edukasi, sejarah, dan penguatan iman. Diharapkan Pekan Alkitab dapat terus menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya pemahaman umat Kristen terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang terkandung dalam Alkitab.

(Lid)

Keuangan Syariah Kian Kuat, OJK Catat Aset Capai Rp3.131 Triliun

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement