IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menyambut baik rencana kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia ke Kota Kupang pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Kunjungan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi bidang pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Salah satu agenda utama kunjungan Dubes Australia adalah meninjau langsung SD Negeri Palsatu Alak, salah satu sekolah mitra Program INOVASI yang telah menerapkan berbagai pendekatan pembelajaran inovatif, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, Rabu 29 Juli 2026 mengatakan, kunjungan tersebut menjadi peluang strategis untuk memperlihatkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan sekolah-sekolah di Kota Kupang, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan sektor pendidikan.
“Pemkot Kupang menyambut baik kunjungan Duta Besar Australia ini. Kami melihatnya sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi, khususnya di bidang pendidikan, karena peningkatan kualitas manusia harus menjadi prioritas bersama,” ujar Serena.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan, mitra pembangunan, komunitas, hingga pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap masa depan generasi muda.
Serena juga menyampaikan apresiasi kepada Program INOVASI yang selama ini konsisten mendampingi sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur, termasuk di Kota Kupang, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ia menilai penguatan literasi dan numerasi merupakan fondasi utama pendidikan karena berkaitan langsung dengan kemampuan siswa memahami informasi, berpikir kritis, serta menyelesaikan berbagai persoalan.
“Kami mengapresiasi kerja nyata INOVASI yang telah mendampingi sekolah-sekolah kita. Program seperti ini sangat berarti karena menyentuh langsung kemampuan dasar anak, terutama literasi dan numerasi yang menjadi fondasi utama keberhasilan pendidikan,” jelasnya.
Provincial Manager INOVASI NTT, Hironimus Sugi, menjelaskan kunjungan Duta Besar Australia merupakan bagian dari rangkaian kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Australia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Dalam agenda kunjungannya, SD Negeri Palsatu Alak dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena dinilai berhasil menerapkan pembelajaran inovatif melalui pendampingan Program INOVASI. Sekolah tersebut merupakan satu dari 60 sekolah yang mendapatkan pendampingan INOVASI dan menunjukkan perkembangan positif dalam pembelajaran literasi, salah satunya melalui program Reading Camp yang membantu siswa belajar membaca sesuai tingkat kemampuan masing-masing.
“Kunjungan Duta Besar Australia merupakan bagian dari rangkaian kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Australia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,”terang Hironimus
Dalam kunjungan tersebut, Duta Besar Australia juga dijadwalkan melihat langsung proses pembelajaran literasi di kelas, pembelajaran berbasis muatan lokal yang memperkenalkan budaya tenun kepada siswa, penyerahan bantuan buku secara simbolis, serta berdialog dengan guru dan pemangku kepentingan pendidikan.
Selain membahas penguatan literasi dan numerasi, pertemuan tersebut juga membuka peluang pengembangan kerja sama lainnya, termasuk program kebencanaan melalui SIAP SIAGA dan Top Ranger sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan serta membangun generasi muda Kota Kupang yang tangguh dan berdaya saing.
(Lid)