GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier

Dubes Australia Apresiasi Penurunan 64 Persen Anak Zero Dose di NTT, Kupang Perkuat Cakupan Imunisasi Lengkap

IDETORIAL.com, Kupang – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mengapresiasi kemajuan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam menekan jumlah anak yang belum pernah menerima imunisasi atau zero dose.

Sejak 2024, jumlah anak zero dose di NTT berhasil turun hingga 64 persen melalui kolaborasi Pemerintah Indonesia, Pemerintah Australia, UNICEF, dan berbagai mitra pembangunan.

Apresiasi tersebut disampaikan Rod Brazier saat melakukan kunjungan ke Kota Kupang, Kamis, 30 Juli 2026, dalam rangka review Program Zero Dose sekaligus membahas penguatan integrasi kesejahteraan anak bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis.

“Saya sangat senang melihat kemajuan yang telah dicapai dengan menjangkau anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi (zero dose). Ini menunjukkan perubahan nyata dari hasil kerja sama yang telah dibangun,” ujar Rod.

Rod juga mengapresiasi Program Perisai Anak yang melibatkan Tim Penggerak PKK dalam menjangkau anak-anak zero dose sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.

PKM Berdampak, Serena Dorong Hasil Riset Undana Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Kota Kupang

Meski demikian, ia menegaskan upaya tersebut belum selesai. Masih terdapat anak-anak yang belum memperoleh imunisasi lengkap sehingga pemerintah dan seluruh mitra perlu terus memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas layanan kesehatan.

“Setiap anak berhak tumbuh di lingkungan yang sehat. Karena itu kita harus terus memantau cakupan pelayanan dan memastikan seluruh anak memperoleh imunisasi lengkap,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menegaskan Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Australia, UNICEF, Pemerintah Provinsi NTT, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem layanan yang berkelanjutan bagi anak.

Menurut Serena, setiap anak berhak memperoleh akses terhadap imunisasi, gizi yang baik, perlindungan, serta identitas yang layak sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak dasar anak.

“Pemkot Kupang berkomitmen membangun sistem yang memastikan setiap anak memperoleh layanan dasar berkualitas dan tumbuh dalam lingkungan yang aman,” katanya.

Kunjungan Dubes Australia, Wawali Serena Pastikan Hak Anak atas Imunisasi dan Layanan Kesehatan Terpenuhi

Ketua TP PKK Kota Kupang, Widya Cahya, menjelaskan Program Perisai Anak telah dijalankan bersama 22 kabupaten/kota di NTT selama satu tahun terakhir untuk meningkatkan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL).

Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas, dan posyandu, Kota Kupang berhasil mencatat capaian terbaik di NTT dalam penanganan anak zero dose.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, mengungkapkan masih terdapat sekitar 1.200 anak yang belum memperoleh imunisasi lengkap akibat berbagai faktor, seperti kondisi sosial, lingkungan keluarga, dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

Namun melalui berbagai upaya kolaboratif, sebanyak 600 anak telah berhasil mendapatkan imunisasi lengkap. Saat ini pemerintah masih mengejar sekitar 300 anak yang belum terjangkau melalui pendekatan bersama PKK, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Imunisasi lengkap menjadi indikator penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak karena mampu melindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Tingginya cakupan imunisasi juga menjadi langkah strategis untuk mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) penyakit menular sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas. (Lid)

Kolaborasi Pemerintah dan Gereja Diperkuat, Pemkot Kupang Fasilitasi Peresmian Gedung GMIT Genesaret

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement