IDETORIAL.com, Kupang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik Kota Kupang menyiapkan layanan fisioterapi terintegrasi sebagai bagian dari penguatan pelayanan rehabilitasi bagi pasien.
Layanan tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung pasien rawat jalan yang membutuhkan pemulihan akibat stroke maupun Osteoartritis, termasuk gangguan pada tulang, otot, dan sendi.
Direktris RSUD S.K. Lerik, Maria Veronika Ivonny Dandao Ray, mengatakan layanan fisioterapi nantinya ditempatkan pada ruang khusus sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih terarah dan nyaman.
“Yang kita upayakan saat ini layanan fisioterapi untuk rawat jalan bagi pasien stroke dan Osteoartritis atau gangguan tulang, otot dan sendi agar tersendiri dan ditempatkan di tempat khusus,” jelas Maria Veronika Ivonny Dandao Ray, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurutnya, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya RSUD S.K. Lerik memperluas pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pemulihan pasien setelah menjalani tindakan medis.
Fisioterapi menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi karena membantu pasien mengembalikan fungsi gerak, kekuatan otot, keseimbangan, hingga kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Penanganan juga dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien melalui program latihan yang dilakukan secara bertahap.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, mengatakan layanan fisioterapi dibutuhkan untuk memastikan pasien mendapatkan pendampingan dalam proses pemulihan.
Menurut dia, pemulihan tidak selalu selesai ketika pasien telah mendapatkan tindakan medis. Pada kondisi tertentu, pasien masih membutuhkan latihan dan pendampingan profesional agar fungsi tubuh dapat kembali secara optimal.
“Fisioterapi menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Pasien tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga pendampingan, dan kita punya tenaga spesialis yang dapat membantu agar dapat kembali beraktivitas dan menjalankan kehidupan sehari-hari secara mandiri,” ujarnya.
Penguatan layanan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih lengkap. Rumah sakit daerah tidak hanya dituntut mampu menangani kondisi akut, tetapi juga menyediakan layanan lanjutan yang menunjang kualitas hidup pasien.
Bagi pasien stroke, misalnya, proses pemulihan dapat berlangsung dalam waktu yang panjang dan membutuhkan latihan secara konsisten. Demikian pula pasien dengan Osteoartritis yang mengalami gangguan pada tulang, otot, dan sendi, sehingga membutuhkan penanganan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan geraknya.
Karena itu, kehadiran layanan fisioterapi yang ditempatkan secara khusus di RSUD S.K. Lerik diharapkan dapat membuat proses rehabilitasi lebih terarah dan terintegrasi dengan pelayanan medis lainnya.
Dinas Kesehatan Kota Kupang juga terus mendorong pengembangan layanan RSUD S.K. Lerik agar tidak berhenti pada penambahan fasilitas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sebab, ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya ketika penyakit berhasil ditangani. Bagi pasien, kesembuhan juga berarti ketika tubuh kembali mampu bergerak, beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mandiri. Di situlah fisioterapi mengambil peran—menjembatani perjalanan pasien dari sakit menuju pemulihan.
(Lid)