IDETORIAL.com, Jakarta – Minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal terus meningkat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal mencapai 31,14 juta investor hingga Agustus 2026.
Jumlah tersebut tumbuh 52,90 persen secara year to date.
Pada Agustus saja, terdapat tambahan sekitar 1,07 juta investor baru dibandingkan bulan sebelumnya.
Pertumbuhan jumlah investor berlangsung di tengah penguatan pasar saham domestik pada Agustus 2026.
IHSG ditutup pada level 6.525,48 atau naik 4,64 persen secara bulanan.
Selain pasar saham, dalam siaran pers, Rabu, 9 September 2026, OJK juga mencatat perkembangan instrumen investasi baru berupa Exchange Traded Fund (ETF) emas.
Sejak diluncurkan pada 10 Agustus 2026 hingga akhir Agustus, telah terdapat 7 produk ETF emas yang diterbitkan tujuh manajer investasi dengan dana kelolaan Rp90,39 miliar.
Namun, pertumbuhan jumlah investor tidak serta-merta berarti seluruh instrumen investasi mengalami peningkatan.
Nilai Aktiva Bersih reksa dana tercatat Rp652,88 triliun atau masih terkoreksi 3,32 persen secara year to date. Investor reksa dana juga mencatatkan net redemption sebesar Rp8,50 triliun.
OJK terus mendorong pendalaman pasar modal melalui diversifikasi instrumen dan penguatan ekosistem digital agar semakin banyak masyarakat dapat mengakses investasi secara resmi dan terawasi.
(Lid/OJK)