IDETORIAL.com, Jakarta – Pengembangan rumput laut menjadi salah satu sektor unggulan daerah yang didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui Kantor OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur, OJK mulai membangun ekosistem pengembangan rumput laut dengan melibatkan pemerintah daerah, perbankan, akademisi, pembudidaya hingga industri pengolahan.
Dalam tahap awal, ekosistem tersebut melibatkan Bank NTT, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, pembudidaya rumput laut, serta PT Perseroda Algae Sumba Timur Lestari.
Dalam rilis tertulis, Rabu, 9 September 2026, OJK mendorong masing-masing pihak memetakan potensi dan peran dalam pengembangan komoditas tersebut.
Langkah tersebut diarahkan agar pengembangan rumput laut tidak berhenti pada sektor budidaya, tetapi membentuk ekosistem ekonomi yang menghubungkan produksi, pembiayaan, pengolahan hingga pasar.
Keterlibatan sektor jasa keuangan menjadi salah satu kunci dalam membuka akses pembiayaan bagi pembudidaya maupun pelaku usaha.
Program tersebut merupakan bagian dari strategi OJK menjadikan kantor daerah sebagai strategic enabler bagi pemerintah daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
OJK menyebut pendekatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap perekonomian daerah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi kewilayahan.
Sumba Timur menjadi salah satu contoh pengembangan ekonomi daerah yang diarahkan berbasis komoditas unggulan dengan dukungan lintas sektor.
(Lid/OJK)