GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Ps. Philip Mantofa

Ribuan Warga Padati Stadion Oepoi Kupang, Hadiri KKR GMS Bersama Ps. Philip Mantofa

IDETORIAL.com, Kupang — Stadion Oepoi Kupang dipenuhi ribuan warga pada Kamis, 7 Agustus 2026 malam dalam Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Saat Teduh Bersama (STB) yang diselenggarakan GMS. Stadion itu dipadati jemaat yang datang dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur, seperti Kupang, Soe, Atambua, dan Alor, bahkan dari Dili, Timor Leste.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari ketika ribuan peserta mulai memadati area stadion untuk mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Gembala Senior GMS, Ps. Philip Mantofa. Saat Teduh Bersama ini menjadi pembuka dari rangkaian pelayanan GMS di Kota Kupang yang berlangsung selama tiga hari.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Johni Asadoma menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan rohani berskala besar tersebut.

“Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi atas pelayanan gereja yang terus membangun kehidupan moral dan spiritual masyarakat,”kata Wagub

Menurut dia, Gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, mengentaskan kemiskinan, mengatasi stunting, membuka kesempatan kerja, dan melayani masyarakat yang membutuhkan.

Jemaat Padati Stadion Oepoi Kupang, Ikuti “Saat Teduh Bersama” Ps. Philip Mantofa

“Kami percaya, masyarakat yang kuat secara rohani akan membawa dampak positif bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan daerah,”tambah Wagub

Dalam khotbah bertajuk “Yesus Berkat Terbesar di Hidupku” yang diambil dari Zakharia 3:8–10, Ps. Philip Mantofa mengajak jemaat untuk kembali menempatkan Yesus sebagai pusat kehidupan, bukan sekadar mengejar berkat yang bersifat sementara.

“Berkat terbesar bukanlah apa yang kita miliki, melainkan Pribadi Yesus sendiri. Ketika Yesus menjadi pusat hidup kita, damai sejahtera, pemulihan, dan pengharapan akan mengikuti.”

Ia juga mengingatkan bahwa kerendahan hati merupakan respons yang tepat atas kasih karunia Tuhan.

“Semua yang kita miliki berasal dari Tuhan. Tugas kita bukan mencari kemuliaan bagi diri sendiri, tetapi mengarahkan setiap orang kepada Kristus.”

BI NTT Perkuat Kedaulatan Rupiah di Perbatasan Lewat Garuda Sakti Cross Border Fest 2026

Selain ibadah hari ini, rangkaian pelayanan GMS di Kupang akan berlanjut besok KKR bertema “Anak Panah di Tangan-Nya” pada Jumat (8/8) di Stadion Oepoi. Kegiatan tersebut akan diawali pada pukul 17.30 WITA dengan festival kreativitas anak muda yang menampilkan berbagai talenta lokal, di antaranya dari Universitas Nusa Cendana, Politeknik Negeri Kupang, Koxi NTT, SMAN 3 Kota Kupang serta SMAK Giovanni Kupang. KKR ini akan dilayani Ps. Philip Mantofa dan Ps. Margaret Wu.

Rangkaian pelayanan kemudian ditutup melalui Special Sunday Services bersama Ps. Philip Mantofa pada Minggu (9/8) di GMS Kupang yang berlokasi di Jl. R.W. Monginsidi, Fatululi, Kupang (belakang Subasuka Dept. Store).

GMS Kupang melayani jemaat melalui jadwal ibadah rutin sebagai berikut:

  • Ibadah Umum & Anak: Setiap hari Minggu pukul 08.00, 10.30, 15.30, dan 18.00 WITA.
  • Ibadah Pemuda (AOG): Setiap hari Minggu pukul 13.00 WITA.
  • Ibadah Anak (Voltage): Setiap hari Sabtu pukul 15.30 WITA.

Seluruh ibadah dan KKR ini gratis dan tidak dipungut biaya. Melalui rangkaian ibadah ini, GMS berharap semakin banyak masyarakat mengalami pengharapan, pemulihan, dan mengenal kasih Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung, seluruh rangkaian ibadah juga disiarkan melalui kanal YouTube resmi Ps. Philip Mantofa, GMS Church, serta GMS Sulawesi, Maluku, Papua, NTT, dan Timor Leste.

Pertamina Edukasi 1.200 Pramuka NTT soal LPG Aman Lewat Jambore Daerah

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPD RI asal NTT Abraham Paul Liyanto, Ketua Umum Kadin NTT Bobby Lianto, Ketua Umum PSMTI NTT, Hengky Lianto, Kapolres Kota Kupang Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Kepala Bakesbang Linmas Noce, Subasuka Group Don Gotama, dan sejumlah pimpinan instansi pemerintah, tokoh lintas gereja, akademisi, serta pelaku usaha di NTT.

(Lid)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement