GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
angkutan laut

Penumpang Pesawat dan Kapal di NTT Turun, Angkutan Laut Anjlok 20,74 Persen

IDETORIAL.com, Kupang – Aktivitas transportasi udara dan laut di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penurunan pada September 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan paling besar secara tahunan terjadi pada jumlah penumpang angkutan laut yang merosot 20,74 persen dibandingkan September 2025.

Disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Matamira Kale dalam Jumpa Pers, Kamis, 5 November 2026, menunjukkan data statistik transportasi NTT mencatat jumlah penumpang angkutan laut pada September 2026 sebanyak 395.204 orang. Jumlah tersebut turun 9,86 persen dibandingkan Agustus 2026 yang tercatat pada periode sebelumnya.

Dari total penumpang tersebut, sebanyak 200.678 orang merupakan penumpang turun dan 194.526 orang merupakan penumpang naik.

Jika dibandingkan dengan September 2025, jumlah penumpang angkutan laut mengalami penurunan lebih dalam, yakni 20,74 persen. Kondisi ini menunjukkan berkurangnya mobilitas penumpang melalui jalur laut dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

CMSE 2026, Momentum Penguatan Integritas, Transparansi, dan Inklusi Pasar Modal Indonesia

Penurunan juga terjadi pada aktivitas pelayaran. Sepanjang September 2026 tercatat 8.902 pelayaran angkutan laut atau turun 22,37 persen dibandingkan Agustus 2026. Namun, jika dibandingkan September 2025, jumlah pelayaran justru meningkat 12,31 persen.

Sementara itu, transportasi udara juga mengalami penurunan aktivitas secara bulanan. Jumlah penerbangan pada September 2026 tercatat sebanyak 3.598 penerbangan, terdiri atas 1.803 penerbangan berangkat dan 1.795 penerbangan datang.

Jumlah tersebut turun 10,41 persen dibandingkan Agustus 2026, tetapi meningkat 3,90 persen dibandingkan September 2025.

Dari sisi distribusi penerbangan, Bandara Komodo Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat memberikan andil terbesar sebesar 33,74 persen. Posisi berikutnya ditempati Bandara El Tari Kupang dengan andil 31,99 persen.

Jumlah penumpang angkutan udara pada September 2026 mencapai 277.685 orang. Angka tersebut turun 11,19 persen dibandingkan Agustus 2026, tetapi meningkat 6,45 persen dibandingkan September 2025.

Wawali Serena Bawa Misi Kolaborasi Asia Pasifik, Bangun Kota Kupang Berkelanjutan

Perbandingan tersebut memperlihatkan bahwa penurunan aktivitas transportasi pada September 2026 terutama terlihat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Namun, secara tahunan, penerbangan dan jumlah penumpang pesawat masih mengalami pertumbuhan.

Berbeda dengan angkutan udara, jumlah penumpang kapal laut justru mengalami penurunan cukup dalam secara tahunan. Perkembangan ini menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati dalam melihat mobilitas masyarakat, konektivitas antarpulau, dan aktivitas transportasi di wilayah kepulauan NTT.

(Lidia)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement