GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SPBU di Sikka

Pertamina Optimalkan Pasokan Pertalite di Sikka

IDETORIAL.com, Sikka – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyusul peningkatan realisasi penyaluran sepanjang Oktober 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan BBM dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengungkapkan, penyaluran Pertalite di Kabupaten Sikka selama Oktober 2026 mencapai 2,3 juta liter. Jumlah tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan September 2026 yang tercatat sebanyak 2,2 juta liter.

Menurut Ahad, peningkatan penyaluran menjadi perhatian Pertamina dalam menjaga kesinambungan pasokan. Untuk itu, pemantauan stok di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dilakukan secara berkala, disertai penyesuaian distribusi berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat.

“Peningkatan realisasi penyaluran ini menjadi salah satu perhatian kami dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus secara berkala memantau kondisi stok di SPBU dan mengoptimalkan penyaluran dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah,” ujar Ahad, Senin, 2 November 2026.

Inflasi NTT Oktober 2026 Tercatat 0,15 Persen

Berdasarkan pemantauan pada Minggu, 1 November 2026 pukul 18.37 WITA, persediaan Pertalite di sembilan SPBU Kabupaten Sikka tercatat sebanyak 101.672 liter.

Sebagai langkah optimalisasi, Pertamina menyiapkan penyaluran sebanyak 128.000 liter Pertalite untuk sembilan SPBU tersebut pada hari ini. Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi persediaan masing-masing SPBU agar pasokan dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Ahad mengatakan koordinasi dengan lembaga penyalur dan pemangku kepentingan terkait terus dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar. Pemantauan juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi dinamika kebutuhan BBM di lapangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan lembaga penyalur dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan proses penyaluran berjalan optimal. Kami juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan agar ketersediaan energi dapat dimanfaatkan secara bijak oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.

Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan sehingga ketersediaan pasokan dapat dimanfaatkan bersama.

Bappenas, FAO, dan AOI Luncurkan Statistik Pertanian Organik, Dorong Pangan Berkelanjutan

Untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

(Lidia)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement