IDETORIAL.com, Kupang – DPRD Kota Kupang mengingatkan agar berbagai penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Kupang tidak sekadar menjadi kebanggaan pemerintah, tetapi harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok masyarakat paling bawah.
Pesan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Kupang, Ricard Odja dalam sambutannya pada penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 sekaligus pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 DPRD Kota Kupang.
Dalam kesempatan itu, DPRD menekankan pentingnya evaluasi kinerja pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, dan pengelolaan anggaran yang berorientasi pada kebutuhan warga.
Ricard mengatakan, penghargaan yang diperoleh pemerintah harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari capaian administratif, tetapi juga dari perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Masyarakat paling bawah harus merasakan. Jangan cuma kita yang merasakan, masyarakat paling bawah harus merasakan bahwa kita melayani dengan baik,” ujarnya, Senin, 19 Oktober 2026.
Ia mengajak Pemerintah Kota Kupang bersama seluruh jajaran untuk mengevaluasi kinerja dan memperbaiki kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, DPRD dan pemerintah kota memiliki peran serta tanggung jawab berbeda, tetapi mengemban amanah yang sama untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kami adalah teman yang baik, kami adalah kawan yang baik, kami adalah mitra yang baik. Sehingga semua hal-hal yang menjadi kekurangan kami pikul bersama,” tambah Ricard.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata diukur dari banyaknya rapat, program, atau dokumen yang dihasilkan, tetapi dari perubahan nyata setelah kebijakan dilaksanakan.
“Ukuran keberhasilan kita bukan apa yang kita putuskan di ruang sidang, melainkan apa yang dirasakan masyarakat setelah keputusan itu dilaksanakan,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis.
Pemerintah kota menyebut pelayanan yang semakin mudah, lingkungan yang semakin bersih, ekonomi keluarga yang semakin kuat, dan kehidupan warga yang semakin sejahtera sebagai ukuran keberhasilan pembangunan.
Memasuki Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, pemerintah mengajak DPRD memperkuat kemitraan, menyatukan prioritas, serta memastikan perencanaan dan penganggaran daerah semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Setiap rupiah anggaran harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Setiap program harus memiliki tujuan yang jelas, hasil yang terukur, dan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan perhatian pemerintah,” terang Serena
Pemerintah juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan antara legislatif dan eksekutif merupakan bagian dari demokrasi. Melalui dialog terbuka, kritik yang membangun, dan kemauan untuk saling mendengarkan, kedua lembaga diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih baik.
Kedua lembaga diharapkan tidak hanya menjaga hubungan kemitraan secara formal, tetapi juga memastikan pengawasan anggaran, evaluasi program, dan perbaikan pelayanan publik berjalan secara konsisten.
Pemerintah kota turut menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga menghadirkan keadilan, memperkuat kepedulian, dan memastikan setiap keluarga merasa diperhatikan.
“ Mari kita terus bersinergi, bekerja dengan hati, dan memastikan bahwa setiap kebijakan pada akhirnya kembali kepada tujuan yang paling utama, kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” tutup Serena.
Dengan demikian, berbagai penghargaan dan capaian pemerintah perlu dibuktikan melalui kebijakan yang tepat sasaran, pelayanan publik yang lebih baik, serta peningkatan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
(Lidia)