IDETORIAL.com, Kupang – Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan pasokan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di wilayah NTT dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
Kepastian tersebut menjadi bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan harga pangan, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah dan nasional.
Saat ini, BULOG Kanwil NTT menguasai stok beras CPP sebanyak 30.000 ton yang tersimpan di jaringan gudang BULOG yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi NTT.
Cadangan tersebut dinilai cukup untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan, pelaksanaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), hingga mengantisipasi kebutuhan darurat akibat kondisi cuaca maupun bencana.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim Kanam menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras dalam waktu dekat. Menurutnya, BULOG terus memantau kondisi stok dan memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke seluruh kabupaten dan kota di NTT.
“Masyarakat NTT tidak perlu khawatir. Saat ini stok beras Cadangan Pangan Pemerintah yang dikuasai BULOG NTT mencapai 30.000 ton. Jumlah ini kami pastikan aman untuk memenuhi kebutuhan daerah hingga tiga bulan ke depan,” ujar Arrahim, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia menjelaskan, ketahanan pangan di NTT memiliki posisi strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, BULOG terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, serta berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi gejolak harga dan menjaga keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.
Selain mengelola cadangan beras pemerintah, BULOG Kanwil NTT juga memastikan ketersediaan berbagai komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng dan gula pasir, agar tetap tersedia di pasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengelolaan rantai pasok secara berkala, agar distribusi berjalan lancar di seluruh kabupaten/kota,”tandas Arrahim
Ke depan, BULOG NTT akan terus melakukan pengadaan secara berkelanjutan serta mengoptimalkan distribusi hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemerataan akses pangan, sekaligus menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. (Lid)