GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
audiensi Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang di Ruang Kerja Wali Kota Kupang

Wali Kota Kupang Dukung Kaderisasi Nasional PMII, Siapkan Ruang Kolaborasi Pemuda

IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya, dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda, melalui berbagai program kepemudaan dan kaderisasi.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menerima audiensi Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang di ruang kerjanya, Selasa, 23 Juni 2026.

Audiensi tersebut membahas pelaksanaan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) dan Pelatihan Instruktur Cabang (PIC) PMII yang akan digelar pada 1–7 Juli 2026 di Kota Kupang dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Wali Kota Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap agenda kaderisasi nasional tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang selalu membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Pada prinsipnya Pemerintah Kota Kupang selalu siap dan terbuka untuk mendukung kegiatan anak-anak muda. Untuk kegiatan ini, saya siap hadir,” ujar Christian Widodo.

Satgas PASTI Blokir Ratusan Entitas PAKD Ilegal

Selain membahas agenda kaderisasi, dialog juga menyinggung berbagai isu kepemudaan dan olahraga di Kota Kupang. Salah satu gagasan yang mendapat perhatian khusus dari Wali Kota adalah usulan pembentukan rumah kolaborasi pemuda sebagai wadah bagi generasi muda untuk berdiskusi, berjejaring, bertukar ide, dan melahirkan berbagai inovasi.

Menurutnya, rumah kepemudaan tidak harus diwujudkan melalui pembangunan gedung baru. Yang terpenting adalah tersedianya ruang yang dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh organisasi dan komunitas pemuda.

“Rumah kepemudaan tidak harus selalu dalam bentuk bangunan baru. Yang paling penting adalah adanya ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, dan melahirkan gagasan-gagasan kreatif. Kita bisa memanfaatkan ruang yang ada di kantor wali kota, rumah jabatan, atau fasilitas pemerintah lainnya,” jelasnya.

Wali Kota menambahkan, gagasan tersebut akan segera dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, agar dapat diwujudkan menjadi wadah kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh elemen kepemudaan.

Dalam kesempatan yang sama, Christian Widodo yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat akan menjadi tuan rumah bersama.

Satgas PASTI Hentikan 27 Gadai Swasta Ilegal dan 228 Pedagang Aset Kripto Ilegal, Dana Korban Rp638,9 Miliar Diblokir

Ia menilai momentum PON 2028 harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet daerah melalui dukungan sarana dan prasarana latihan yang memadai, pemenuhan kebutuhan atlet, hingga program pembinaan yang berkelanjutan.

“Kita ingin atlet-atlet Kota Kupang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi. Karena itu pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan, apalagi kita sedang menyongsong PON XXII Tahun 2028 yang akan menjadi momentum bersejarah bagi NTT,” katanya.

Sementara itu, Ketua PMII Cabang Kupang, Farqhih Pradana, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Kupang terhadap agenda kaderisasi nasional PMII maupun berbagai gagasan kepemudaan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.

Menurutnya, PKL dan PIC merupakan forum strategis untuk mencetak kader-kader PMII yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Farqhih menilai dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi penting bagi seluruh peserta dan panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Pemerintah Upayakan Kenaikan Bantuan Hunian Tetap Korban Bencana di Aceh Hingga Rp80 Juta per Unit

“Kami melihat Pemerintah Kota Kupang memiliki perhatian yang besar terhadap pengembangan generasi muda. Dukungan ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui gerakan kepemudaan, pendidikan kader, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya. (*)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement