IDETORIAL.com, Rote Ndao – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Penyaluran BBM subsidi maupun non subsidi juga dipastikan sesuai peruntukan yang ditetapkan pemerintah.
Kepastian tersebut disampaikan menyusul beredarnya keluhan masyarakat terkait dugaan kelangkaan BBM jenis Pertamax dan Pertalite di wilayah Rote Ndao pada Rabu (13/5). Keluhan itu muncul setelah adanya dugaan praktik penjualan BBM ke pengecer oleh salah satu pengelola SPBU di wilayah tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, dalam rilis tertulis, Jumat, 14 Mei 2026, menegaskan bahwa stok BBM di Rote Ndao dalam kondisi tersedia dan distribusi tetap berjalan normal.
“Selasa (12/5) telah masuk suplai BBM dengan muatan 60 kiloliter Pertalite, 40 kiloliter Pertamax, 35 kiloliter Biosolar, dan 5 kiloliter Pertamina Dex. Dengan suplai tersebut, kebutuhan BBM masyarakat dipastikan aman dan mencukupi,” ujar Ahad.
Terkait pengisian BBM menggunakan drum yang diangkut truk dan mobil pikap, Pertamina menyebut hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah desa yang jauh dari SPBU. Pembelian dalam jumlah besar disebut digunakan untuk kebutuhan selama beberapa hari.
“Pertamina juga telah memperingatkan seluruh SPBU, agar memprioritaskan pelayanan kepada konsumen kendaraan, dan meminimalisasi pengisian kepada konsumen non kendaraan, guna mengantisipasi praktik pengecer maupun penimbunan,”tandas Ahad
Selain itu, Pertamina telah berkoordinasi dengan Terminal BBM untuk memprioritaskan pengiriman pasokan, ke wilayah Rote Ndao guna menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.
Pertamina menegaskan, tidak akan menoleransi lembaga penyalur yang melanggar ketentuan atau melakukan kecurangan dalam pelayanan kepada konsumen. Pelanggaran dapat dikenai sanksi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, terkait layanan dan program Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (Lid)