GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

100 Peserta Ikut Khitanan Massal, Wawali Kupang Tegaskan Pembangunan Dimulai dari Manusia

IDETORIAL.com, Kupang – Sebanyak 100 peserta berusia 2 – 22 tahun dari 20 masjid di Kota Kupang, terlibat dalam kegiatan Khitanan Massal yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, di Masjid Al-Mutazam Namosain, Senin 15 Juni 2026.

Hal ini menunjukan komitmen Pemerintah Kota Kupang membangun sumber daya manusia melalui layanan kesehatan yang inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kehadiran peserta dari berbagai usia, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, sekaligus menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan yang hidup di tengah masyarakat Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa khitanan massal bukan sekadar kegiatan pelayanan kesehatan, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.

“Bagi Pemerintah Kota Kupang, pembangunan yang paling penting adalah pembangunan manusia. Karena itu, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama yang terus kita jaga bersama,” ujarnya.

Kupang Siapkan Kerja Sama dengan Darwin, Fokus pada Perdagangan, Investasi, dan Pendidikan

Menurutnya, khitan memiliki manfaat yang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga memiliki nilai keagamaan dan pembentukan karakter. Karena itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.

Keberlangsungan program selama hampir tiga dekade, lanjut Serena, menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan.

Di hadapan para peserta, Wakil Wali Kota memberikan semangat dan motivasi agar menjalani proses khitan dengan penuh keberanian. Ia secara khusus mengapresiasi para peserta dewasa yang turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran peserta dewasa menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat. Ini merupakan perkembangan yang sangat positif dan patut kita apresiasi bersama,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pada masa libur sekolah merupakan langkah yang sengaja diambil agar para peserta memiliki waktu pemulihan yang cukup tanpa mengganggu proses belajar. Seluruh tindakan medis, tambahnya, ditangani oleh tenaga kesehatan profesional dan berpengalaman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap aspek keamanan dan kualitas pelayanan.

Urgensi Perlindungan Holistik terhadap Jurnalis Perempuan di Era Digital

Serena turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang terus mendampingi dan memberikan perhatian terhadap kesehatan anak-anak mereka. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang selaku penyelenggara, tim medis, relawan, serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan, termasuk Imam dan Pengurus Masjid Al-Mutazam Namosain yang menyediakan lokasi dan fasilitas pelaksanaan. (lid)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement