GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Wakil Wali Kota menerima audiensi pengurus Sanggar KOXI NTT Production di ruang kerjanya, Rabu (8/7)

Wawali Serena Dukung KOXI Wakili Indonesia di Festival Budaya Internasional

IDETORIAL.com, Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyatakan dukungannya terhadap Sanggar KOXI NTT Production, yang akan mewakili Indonesia pada Indonesian International Cultural Festival (IICF) ke-5 di Ancol, Jakarta, pada 10–16 September 2026.

Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang, dalam mendorong generasi muda berprestasi, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) di tingkat internasional.

“Ini bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi membawa nama baik Kota Kupang, NTT, dan Indonesia. Kami akan berupaya membantu melalui jejaring agar kebutuhan kontingen dapat didukung,”kata Serena, Rabu, 8 Juli 2026.

Serena menilai, keikutsertaan KOXI merupakan bentuk diplomasi budaya, yang mampu memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat dunia. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang akan terus memberikan ruang, dan dukungan bagi generasi muda yang berprestasi di bidang seni dan budaya.

Ia berharap seluruh anggota kontingen menjaga disiplin, kekompakan, dan terus mematangkan persiapan agar mampu memberikan penampilan terbaik selama festival berlangsung.

UNODC Apresiasi OJK Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Scam, IASC Tangani 608 Ribu Laporan

Ketua Sanggar KOXI NTT Production, Ricky Randy Moyi Genakalong, mengatakan KOXI NTT Production akan memberangkatkan 25 orang yang terdiri atas penari, pemusik, dan tim pendamping. Mereka akan tampil pada kategori tari modern/kontemporer etnik usia 10–17 tahun serta Parade Internasional bersama peserta dari 15 negara.

Untuk ajang tersebut, KOXI telah menyiapkan empat karya tari yang mengangkat identitas budaya NTT, yakni Tari Leikopan, Tari Komodo, Tari Eksotika NTT yang memadukan budaya dari enam pulau besar di NTT, serta tari tradisional khas Pulau Alor.

“Kepercayaan menjadi wakil Indonesia merupakan kebanggaan, sekaligus tanggung jawab besar untuk memperkenalkan budaya NTT di hadapan masyarakat internasional,”ujar Ricky

Selama ini, KOXI NTT Production dikenal aktif membina anak-anak dan remaja melalui pelatihan tari tanpa dipungut biaya. Sanggar tersebut telah melahirkan sejumlah talenta muda yang berprestasi di berbagai ajang seni sekaligus berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.

Keikutsertaan KOXI pada IICF 2026 diharapkan tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan kekayaan budaya NTT kepada dunia serta memperkuat citra Kota Kupang sebagai daerah yang mendukung pengembangan seni, budaya, dan kreativitas generasi muda. (lid)

OJK Sita Aset Rp114 Miliar, Pemegang Saham Prolife Indonesia Jadi Tersangka

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement