GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia, Thomas Davin. (Kredit foto: UNICEF Indonesia/Devi Nugraha)

Thomas Davin Pimpin UNICEF Indonesia, Bawa Pengalaman Inovasi Global dari 120 Negara

IDETORIAL.com, Jakarta – Thomas Davin resmi memimpin UNICEF Indonesia sebagai Kepala Perwakilan baru, membawa pengalaman lebih dari 25 tahun dalam kerja pembangunan anak, respons kemanusiaan, kepemimpinan regional hingga inovasi global.

Penugasan Davin di Indonesia dimulai setelah ia menyerahkan surat kepercayaan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada tanggal 9 September 2026.

Sebagai Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia, Davin akan memimpin kerja strategis UNICEF sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Indonesia dan berbagai mitra untuk mendukung pemenuhan hak serta kesejahteraan anak di seluruh Indonesia.

Davin datang dengan pengalaman luas dari berbagai penugasan UNICEF di sejumlah negara dan kawasan. Salah satu pengalaman terbesarnya adalah ketika ia menjabat Direktur Kantor Inovasi Global UNICEF di Swedia selama lebih dari lima tahun.

Dalam posisi tersebut, Davin memimpin upaya mengidentifikasi, mengembangkan dan memperluas berbagai solusi inovatif bagi anak-anak melalui jaringan pusat inovasi dan pakar UNICEF di berbagai negara.

Ikatan Pegawai OJK Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa Flores

Di bawah kepemimpinannya, Kantor Inovasi Global UNICEF menjangkau lebih dari 120 negara.

Berbagai inovasi yang dikembangkan mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI untuk mendukung pembelajaran anak, teknologi blockchain untuk membantu menjangkau anak yang belum mendapatkan imunisasi, hingga skema pembiayaan inovatif bagi program yang berfokus pada anak.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting Davin dalam menjalankan tugas barunya di Indonesia, terutama untuk mendorong pendekatan inovatif dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi anak dan generasi muda.

“Saya merasa terhormat dan bersemangat memulai babak baru di Indonesia, sebuah negara dengan skala, keragaman, dan potensi luar biasa,” ujar Davin, Kamis, 10 September 2026.

Ia mengaku terkesan dengan komitmen Indonesia terhadap anak-anak dan anak muda, termasuk investasi berkelanjutan pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.

BULOG NTT Bersama Anggota DPR RI Salurkan Bantuan Beras bagi 54.517 Penerima di Kabupaten Kupang

Menurut Davin, visi Indonesia Emas 2045 menempatkan anak-anak sebagai bagian penting dari masa depan bangsa.

Karena itu, UNICEF berkomitmen mendukung upaya Indonesia dalam memastikan anak-anak dan generasi muda mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berkembang dan berkontribusi terhadap pembangunan.

“Saya sangat terkesan dengan komitmen Indonesia terhadap anak-anak dan anak muda, yang tercermin dalam investasi berkelanjutan Pemerintah pada pembangunan sumber daya manusia. Visi ambisius Indonesia Emas 2045 menempatkan anak-anak sebagai pusat masa depan bangsa, dan UNICEF berkomitmen mendukung upaya ini,” katanya.

Bawa Pelajaran Global ke Indonesia

Davin mengatakan pengalaman selama memimpin kerja inovasi global UNICEF akan dibawa ke Indonesia.

Ia berharap berbagai pembelajaran, kemitraan dan pendekatan inovatif dari berbagai negara dapat mendukung ambisi Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan anak.

AJI Desak Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

“Setelah lima tahun memimpin kerja inovasi global UNICEF, saya berharap dapat membawa pelajaran, kemitraan, dan pendekatan inovatif dari seluruh dunia untuk mendukung ambisi Indonesia bagi anak-anak,” ujarnya.

Namun, Davin tidak hanya ingin membawa pengalaman global ke Indonesia.

Ia juga ingin mengangkat berbagai pengalaman dan pencapaian Indonesia dalam bidang perlindungan serta pemenuhan hak anak agar dapat menjadi pembelajaran di tingkat internasional.

“Pada saat yang sama, saya ingin menampilkan pengalaman dan pencapaian Indonesia di tingkat global,” katanya.

Untuk menjalankan agenda tersebut, Davin menekankan pentingnya membangun kemitraan yang luas.

Ia menyatakan akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah, anak muda, komunitas, masyarakat sipil, mitra pembangunan dan sektor swasta.

“Saya menantikan kerja sama erat dengan Pemerintah Indonesia, anak muda, komunitas, masyarakat sipil, mitra pembangunan, dan sektor swasta untuk memperkuat kemajuan serta aspirasi luar biasa bangsa ini,” ujarnya.

Bukan Orang Baru di Asia Pasifik

Penugasan Davin di Indonesia juga didukung pengalamannya bekerja di kawasan Asia Timur dan Pasifik.

Pada 2019–2020, ia pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Regional UNICEF untuk Asia Timur dan Pasifik secara ad interim.

Dalam posisi tersebut, Davin terlibat dalam mendukung kerja UNICEF di berbagai negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik.

Sebelumnya, pada 2016–2019, ia menjabat sebagai Perwakilan UNICEF di Thailand.

Kariernya di UNICEF juga mencakup berbagai penugasan di kawasan dengan tantangan pembangunan dan kemanusiaan yang kompleks.

Ia pernah menjadi Perwakilan UNICEF di Aljazair, Kepala Regional Tanggap Darurat untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Deputi Perwakilan Program sekaligus Perwakilan sementara UNICEF di Djibouti.

Davin juga pernah menjalani penugasan di Kosovo, Pakistan, Afghanistan dan Jenewa dengan fokus pada respons kemanusiaan, pembangunan dan penguatan dampak sosial.

Pengalaman lintas kawasan tersebut memperkaya perspektif Davin dalam melihat persoalan anak, baik dari sisi pembangunan jangka panjang maupun respons terhadap situasi darurat.

Fokus pada Anak dan Generasi Muda

Memulai mandatnya di Indonesia, Davin akan menghadapi negara dengan populasi besar, keragaman wilayah serta tantangan pembangunan anak yang kompleks.

Pendekatan kolaboratif dan inovasi menjadi salah satu pengalaman yang dibawanya dari penugasan global.

UNICEF Indonesia akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan memberikan dampak nyata bagi anak.

Penunjukan Davin juga berlangsung dalam konteks agenda pembangunan Indonesia yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia dan generasi muda sebagai salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di UNICEF, termasuk memimpin inovasi yang menjangkau lebih dari 120 negara, Davin kini membawa mandat untuk memperkuat kerja organisasi tersebut di Indonesia.

Davin berkewarganegaraan Prancis. Ia meraih gelar Master Ilmu Politik dari Institut d’Études Politiques Strasbourg dan Sarjana Ekonomi dari Université Lumière Lyon II. Ia menikah dan memiliki dua anak.

(Lidia/UNDP)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement