GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Wakil Wali Kota Kupang saat tinjau Tagepe

Tagepe Disiapkan Jadi Pusat Seni dan Literasi Baru di Kota Kupang

IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menyiapkan konsep baru, untuk menghidupkan kembali Taman Generasi Penerus (Tagepe) di Kelurahan Kelapa Lima, sebagai pusat seni, literasi, dan ekonomi kreatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, mengatakan kawasan Tagepe nantinya tidak hanya difungsikan sebagai taman kota biasa, tetapi akan dikembangkan menjadi ruang publik kreatif yang mendukung aktivitas seni, pendidikan, dan komunitas.

“Kalau Taman Nostalgia lebih berkembang lewat kuliner dan UMKM, maka Tagepe akan kita arahkan menjadi ruang seni dan ekonomi kreatif,” kata Serena saat meninjau kawasan Tagepe, Senin, 18 Mei 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Serena didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.

Menurut Serena, Tagepe memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena tata ruang dan lokasinya dinilai cukup strategis. Pemerintah Kota Kupang kini tengah menyiapkan berbagai konsep aktivitas agar kawasan tersebut lebih hidup dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

AMAN dan UNESCO Perkuat Keamanan Jurnalis Perempuan Adat Lewat Pelatihan di Makassar

Sejumlah program yang direncanakan di antaranya pengembangan ruang literasi, pertunjukan teater, paduan suara, live music, galeri lukisan, galeri foto, hingga galeri sejarah Kota Kupang.

“Tagepe ini sebenarnya sudah memiliki layout yang bagus. Tinggal bagaimana kita menghadirkan aktivitas yang bisa membuat kawasan ini hidup,” ujarnya.

Ia menegaskan pengembangan kawasan Tagepe akan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat sekitar sebelum program dijalankan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang tidak ingin mengambil kebijakan tanpa mendengar aspirasi warga.

“Kita harus melihat respons masyarakat terlebih dahulu. Jadi konsepnya bottom to top, bukan pemerintah langsung memutuskan dari atas. Kalau masyarakat setuju, baru kita implementasikan,” tegas Serena.

Wawali Kupang Dorong IWASMA Jadi Motor Kreativitas dan Kolaborasi Pemuda di NTT

Upaya revitalisasi Tagepe tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Kupang menghadirkan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai area rekreasi, tetapi juga menjadi pusat interaksi sosial, kreativitas, dan pengembangan potensi masyarakat.

Dengan konsep baru tersebut, Tagepe diharapkan dapat tumbuh menjadi ikon ruang budaya dan kreativitas baru di Kota Kupang.(Lid)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement