GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Para pengurus dan panitia penyelenggara pemilihan Ketua BPD PHRI NTT, foto bersama usai melakukan konferensi pers

Musda PHRI NTT 2026: Kursi Ketua Diperebutkan, Industri Hotel Tunggu Terobosan Baru

IDETORIAL.com, Kupang – Badan Pengurus Daerah (BPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai persiapan Musyawarah Daerah (Musda) 2026 yang akan menjadi ajang perebutan kursi ketua baru periode 2026–2031.

Musda dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 Agustus 2026 mendatang, menjadi momentum penting bagi pelaku industri perhotelan dan restoran di NTT, di tengah tantangan ekonomi serta persaingan sektor pariwisata yang semakin ketat.

“Figur calon ketua baru PHRI NTT, kedepan tidak hanya dituntut memahami organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan strategi nyata, dalam memperkuat industri pariwisata dan perhotelan NTT di tengah tantangan ekonomi,”kata Sekretaris BPD PHRI NTT, Michael Tamara, dalam Konferensi Pers yang turut dihadiri sejumlah General Manager hotel di Kota Kupang, Senin, 18 Mei 2026.

Ketua Bidang Organisasi dan Hukum BPD PHRI NTT, Robby Rawis, turut menjelaskan, mekanisme pemilihan ketua dan syarat utama, yang harus dipenuhi bakal calon ketua sesuai dengan ketentuan AD/ART PHRI , yakni diantaranya berstatus sebagai pemilik (owner) hotel dan kandidat juga wajib telah aktif dalam kepengurusan BPD PHRI minimal satu tahun.

“Calon ketua harus merupakan pemilik hotel dan sudah setahun berada dalam kepengurusan BPD PHRI, memiliki visi dan misi sesuai AD/ART organisasi, serta mampu meningkatkan okupansi hotel,” jelas Robby.

AMAN dan UNESCO Perkuat Keamanan Jurnalis Perempuan Adat Lewat Pelatihan di Makassar

Adapun tahapan pendaftaran bakal calon ketua mulai dibuka pada tanggal 1-5 Juni 2026 di Sekretariat BPD PHRI NTT, maupun melalui panitia pelaksana melalui surat elektronik bpdntt@phri.or.id dan kontak sekretariat yang telah disiapkan.

PHRI NTT, saat ini telah memiliki sejumlah Badan Pengurus Cabang (BPC) di beberapa daerah, yakni Sumba Timur, Labuan Bajo, Alor, Nagekeo, Belu, dan Sikka. sementara kepengurusan cabang di Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Lembata, dan Sumba Barat Daya (SBD) juga tengah dipersiapkan untuk segera dilantik sebelum Musda berlangsung.

“BPC yang telah terbentuk dan resmi dilantik, nantinya memiliki hak suara dalam pemilihan ketua pada Musda 2026,”tambah Robby.

Mengusung tema “Bersatu dan Berinovasi di Tengah Dinamika Ekonomi – Ayo Bangun NTT”, forum tertinggi organisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin baru, dengan gagasan dan terobosan konkret untuk mendongkrak sektor pariwisata dan tingkat hunian hotel di daerah.

Tagepe Disiapkan Jadi Pusat Seni dan Literasi Baru di Kota Kupang

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement