GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Ketua Panitia LLMC III 2026, Bobby Damanik (Tengah) foto bersama Perwakilan dari keluarga Penyelenggara Kegiatan LLMC III 2026 Vito Valentino Laiskodat (Baju Putih),PERBATI NTT,Hermensen Ballo (Jaket Merah), dan Yesni Luik (PERKEMI NTT)

Rumput Bersertifikat FIFA dan Hadiah Rp1,1 Miliar, LLMC 3 Siap Gebrak Pulau Semau

IDETORIAL.com, Kupang – Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III 2026 tidak sekadar menawarkan persaingan antarklub sepak bola. Turnamen yang akan digelar di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ini membawa skala lebih besar dengan melibatkan 24 tim, total hadiah mencapai Rp1,1 miliar, serta lapangan dengan rumput sintetis yang disebut berstandar dan bersertifikat FIFA.

LLMC 3 dijadwalkan berlangsung mulai 4 Oktober hingga 8 November 2026. Jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang hanya diikuti 16 tim.

Peningkatan jumlah peserta menjadi 24 tim menunjukkan tingginya animo klub untuk ambil bagian dalam turnamen yang diproyeksikan menjadi salah satu ajang olahraga dengan daya tarik besar di NTT.

Namun, daya tarik LLMC 3 tidak hanya terletak pada jumlah peserta dan besarnya hadiah.

Panitia menyiapkan lapangan dengan rumput sintetis baru yang disebut berstandar dan bersertifikat FIFA. Rumput tersebut didatangkan langsung dari pabrik dan dipastikan bukan rumput bekas.

NIK dan KTP Jadi Senjata Penipu, Waspada Modus Mengatasnamakan Pemerintah

Bahkan, panitia menyebut rumput dengan spesifikasi tersebut baru tersedia di empat lokasi di Indonesia.

“Ini rumput baru, betul-betul baru dari pabrik. Ini bukan rumput bekas,” ujar Ketua Panitia LLMC III 2026, Bobby Damanik, dalam jumpa pers, Sabtu, 5 September 2026.

Kehadiran lapangan tersebut menjadi salah satu pembeda utama LLMC 3 sekaligus diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Pulau Semau sebagai lokasi penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Panitia menargetkan fasilitas itu tidak hanya menarik klub dan pemain, tetapi juga pencinta sepak bola dari berbagai daerah untuk datang menyaksikan pertandingan secara langsung.

Jika arus kedatangan penonton dan peserta meningkat, dampaknya diharapkan ikut dirasakan masyarakat setempat melalui sektor perdagangan, jasa, UMKM hingga pariwisata.

BULOG NTT Gelontorkan 21.676 Ton Beras SPHP, Jaga Pasokan dan Tekan Gejolak Harga

Indikasi geliat ekonomi tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah UMKM yang terlibat dalam LLMC 3.Pada penyelenggaraan sebelumnya, panitia hanya menghadirkan sekitar 10 hingga 15 UMKM. Tahun ini, jumlah UMKM yang telah mendaftar telah mencapai lebih dari 30 pelaku usaha.

“Animonya sudah cukup tinggi untuk UMKM, sehingga harapannya pergerakan ekonomi di Pulau Semau semakin bergerak maju,” kata Bobby.

Selain sepak bola, LLMC 3 juga memperluas cakupan kompetisi dengan menambahkan dua cabang olahraga baru, yakni tinju dan kempo. Kedua cabang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026 di Kota Kupang.Pertandingan Kempo akan digelar di GOR Flobamora, sedangkan cabang tinju berlangsung di Flotia Food Corner.

Panitia juga menyiapkan turnamen futsal bagi anak-anak sekolah dasar serta lomba futsal dan tari kreasi masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut dapat diikuti tanpa biaya pendaftaran. Sementara itu, rangkaian utama LLMC 3 hingga pertandingan final akan berlangsung di Pulau Semau.

Untuk menutup seluruh rangkaian kegiatan, panitia juga menyiapkan penampilan artis. Namun, nama bintang tamu masih dirahasiakan dan akan diumumkan menjelang pelaksanaan acara.

Tanggap Darurat Gempa NTT Diperpanjang, BNPB Petakan Kebutuhan Warga

Dengan menggabungkan 24 tim sepak bola, hadiah Rp1,1 miliar, lapangan dengan rumput bersertifikat FIFA, puluhan UMKM, kompetisi berbagai cabang olahraga dan hiburan, LLMC 3 diarahkan tidak hanya sebagai ajang perebutan gelar juara.

Turnamen ini juga menjadi momentum untuk mendorong perputaran ekonomi sekaligus memperkenalkan Pulau Semau sebagai destinasi olahraga dan wisata baru di NTT.

(lid)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement