IDETORIAL.com Kupang Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pemerintah Provinsi NTT memperkuat gerakan literasi generasi muda melalui kegiatan World Book Day 2026 bertema “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities” yang digelar di Lippo Plaza Kupang, Minggu 24 Mei 2026
Kegiatan tersebut menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam membangun budaya membaca, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya generasi muda NTT yang kreatif dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.
Acara dihadiri Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, pimpinan perbankan, Balai Bahasa Provinsi NTT, para kepala sekolah, guru, hingga perwakilan pelajar SMA/SMK se-Kota Kupang.
Dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, ditegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, dan nilai kebangsaan.
“Pemerintah Provinsi NTT terus mendukung berbagai program peningkatan literasi demi kemajuan pendidikan di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rio Khasananda, menilai literasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Kelompok Kerja Bunda Literasi melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti bedah buku dan perlombaan kreatif bagi pelajar.
“Literasi bukan hanya soal membaca, tetapi membangun daya pikir kritis, kreativitas, dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan,” kata Rio.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi NTT, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan Pokja Bunda Literasi menyerahkan bantuan simbolis sebanyak 1.000 buku bacaan kepada taman baca dan komunitas literasi di NTT.
Selain itu, BI NTT juga meresmikan program Generasi Baru Indonesia (GenBI) bagi 270 mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026.
Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, mengapresiasi berbagai program literasi yang dinilai semakin mendekatkan budaya membaca kepada masyarakat.
Ia menilai penguatan literasi menjadi langkah penting dalam menumbuhkan minat baca dan semangat belajar generasi muda di NTT.
Pada kesempatan yang sama, BI NTT turut meluncurkan Mobil Literasi Keliling “Literamove” yang dikelola Perpustakaan BI NTT untuk memperluas akses bacaan bagi anak-anak dan pelajar di berbagai wilayah.
Kehadiran Literamove diharapkan menjadi sarana edukasi yang interaktif dan menyenangkan serta mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah yang minim akses literasi.
Puncak kegiatan World Book Day 2026 diisi dengan sesi bedah buku bersama penulis Dee Lestari yang berlangsung antusias dan dihadiri ratusan peserta.
Dalam sesi tersebut, Dee Lestari membagikan pandangannya mengenai pentingnya membaca, menulis, dan keberanian menuangkan gagasan sebagai bagian dari proses membangun generasi kreatif dan inovatif.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia Provinsi NTT berharap literasi dapat terus tumbuh menjadi gerakan kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi fondasi lahirnya generasi muda NTT yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.(Lid)