IDETORIAL.com, Kupang — Bank Indonesia (BI) mencatat keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berada pada level optimistis pada Juli 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level 118,00.
Dalam rilis tertulis, Selasa, 11 Agustus 2026 menyatakan, hasil Survei Konsumen Bank Indonesia terhadap 100 responden, khususnya di Kota Kupang, menunjukkan IKK NTT masih berada di atas level 100. Kondisi tersebut mengindikasikan konsumen tetap memiliki keyakinan positif terhadap kondisi ekonomi.
Meski masih optimistis, IKK Juli 2026 mengalami moderasi dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juni 2026, IKK NTT tercatat sebesar 124,33.
Perkembangan tersebut sejalan dengan kondisi nasional. IKK nasional pada Juli 2026 tercatat sebesar 116,8, sedikit menurun dibandingkan Juni 2026 yang berada di level 117,8.
Bank Indonesia juga mencatat Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) NTT pada Juli 2026 sebesar 111,00, turun dari 117,33 pada Juni 2026.
Moderasi IKE terutama dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan kerja yang mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut diimbangi dengan membaiknya persepsi konsumen terhadap konsumsi barang tahan lama (durable goods).
Sementara itu, ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang masih kuat. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juli 2026 tercatat sebesar 125,00, meskipun turun dari 131,33 pada Juni 2026.
Penurunan IEK dipengaruhi oleh tertahannya optimisme konsumen terhadap perkiraan kegiatan usaha, penghasilan, serta ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan ke depan.
Dari sisi keuangan rumah tangga, hasil survei menunjukkan sebagian besar penghasilan konsumen masih dialokasikan untuk kebutuhan konsumsi. Pada Juli 2026, porsi penghasilan yang digunakan untuk konsumsi mencapai 60,60 persen.
Selanjutnya, 25,10 persen penghasilan dialokasikan untuk tabungan, sedangkan 14,30 persen digunakan untuk membayar cicilan atau pinjaman.
Komposisi tersebut menunjukkan ruang konsumsi dan kemampuan menabung rumah tangga masih terjaga. Sementara itu, porsi penghasilan yang digunakan untuk pembayaran cicilan relatif lebih rendah dibandingkan alokasi konsumsi dan tabungan.
Dengan demikian, meski terjadi penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, tingkat keyakinan konsumen NTT pada Juli 2026 masih berada dalam zona optimistis. Kondisi ini menunjukkan persepsi positif masyarakat terhadap perekonomian daerah tetap terjaga.
(Lid)