IDETORIAL.com, Kupang – Budaya dan semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Kota Kupang yang maju, harmonis, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, Chris Widodo saat membuka Event Budaya Multi Etnis Kelurahan Merdeka Tahun 2026 bertema “Merajut Keberagaman dalam Harmoni Budaya NTT Menuju Kelurahan Merdeka yang Maju dan Berbudaya” Senin, 3 Agustus 2026.
“Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta membangun kepedulian terhadap sesama,”tandas Chris dalam sambutannya.
Wali Kota mengapresiasi Pemerintah Kelurahan Merdeka bersama masyarakat yang menghadirkan ruang perjumpaan melalui kegiatan budaya. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya daerah, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian antarmasyarakat.
“Pembangunan kota harus dimulai dari pembangunan manusianya. Masyarakat yang sehat, berpendidikan, saling menghormati, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman menjadi modal utama bagi kemajuan Kota Kupang,”terang Chris.
Wali Kota juga menilai event budaya memiliki nilai strategis karena mampu membangun semangat gotong royong. Melalui proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, warga dilibatkan untuk bekerja sama, saling membantu, dan memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan serta kotanya.
Selain memperkuat kohesi sosial, kegiatan budaya juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pameran membuka peluang promosi produk lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi, sekaligus memperluas pasar bagi usaha masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk terus merawat keberagaman sebagai kekuatan bersama. Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan budaya bukan menjadi pemisah, melainkan modal sosial yang harus dijaga melalui semangat toleransi, gotong royong, dan persaudaraan agar Kota Kupang terus berkembang sebagai kota yang maju, harmonis, dan berbudaya.
(Lid)