IDETORIAL.com, Kupang – Wakil Wali Kota sekaligus Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Kupang, Serena Francis, mulai memperkuat pembinaan cabang olahraga (Cabor) cricket sejak ditetapkan sebagai cabor super prioritas di tingkat pelajar sebagai langkah mencetak atlet berprestasi sejak usia dini.
Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan peralatan cricket bagi lima sekolah yang aktif mengembangkan cabang olahraga tersebut diantaranya SMP Negeri 4, SMP Negeri 8, SMP Kristen Tunas Gloria, SMP IL Kapten Nasipanaf, dan SMA Negeri 4 Kupang.
Bantuan peralatan bagi lima sekolah tersebut diharapkan menjadi pemicu lahirnya generasi baru atlet cricket yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memperkuat posisi Kota Kupang sebagai salah satu daerah pengembangan cricket di Nusa Tenggara Timur.
“Cricket telah menjadi olahraga super prioritas yang sudah di tetapkan oleh Pemprov NTT, sehingga bantuan satu set alat latihan cricket ini untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi hingga tingkat daerah maupun nasional,” kata Serena, saat menyambangi tiap sekolah untuk penyerahan secara langsung, Jumat, 31 Juli 2026.
Serena juga menegaskan bahwa, investasi di bidang olahraga harus dimulai dari pembinaan di sekolah. Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang tepat untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet yang kelak dapat mengharumkan nama Kota Kupang, karena dengan fasilitas yang memadai, anak-anak memiliki kesempatan yang lebih besar .
Pengembangan cricket, tambah Serena juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda. Melalui olahraga, pelajar dilatih untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah, nilai-nilai yang penting dalam kehidupan maupun dunia pendidikan.
Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Kupang, Maria Rosalina, mengatakan olahraga cricket menjadi hal yang tergolong baru, namun antusiasme para pelajar sangat luar biasa saat menerima informasi detail terhadap jenis olahraga tersebut, karenanya SMP Negeri 8 secara konsisten terus mengembangkan ekstrakurikuler yang dibagi menjadi 2 bagian yakni akademik dan non akdemik, dan olahraga cricket masuk dalam bagian ekstrakulikuler non akademi bersama beberapa jenis lainnya seperti seni dan bela diri.
“Meski olahraga ini tergolong baru, sekolah kami ini secara konsisten mengembangkan ekstrakulikuler dan olahraga cricket masuk dalam kategori non akademik,”jelas Maria.
PCI Kota Kupang akan terus memperkuat sinergi dengan sekolah, organisasi olahraga, dan komunitas cricket agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berjenjang dan berkesinambungan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan semakin banyak atlet muda Kota Kupang yang mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
(Lid)