GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Wawali Serena saat Launching Barampas Oebobo (Bazaar Ramadhan Pasar Oebobo)

Serena : BaRamPas Oebobo Jadi Strategi Pemkot Kupang Perkuat UMKM dan Kendalikan Inflasi Ramadan

IDETORIAL.com, Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menegaskan bahwa penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menjadi salah satu strategi utama Pemerintah Kota Kupang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Bazar Ramadan Pasar (BaRamPas) Oebobo di halaman Kantor Perumda Pasar Kota Kupang, Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Serena mengatakan pembangunan ekonomi harus dimulai dari penguatan sektor usaha masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan UMKM akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga di Kota Kupang.

“Agenda utama kami adalah pengembangan UMKM dan pertumbuhan sektor ekonomi berbasis kemasyarakatan. Kami percaya jika UMKM tumbuh, maka keluarga-keluarga di Kota Kupang juga ikut kuat,” ujarnya.

Serena juga menyoroti dominasi perempuan sebagai pelaku usaha dalam bazar tersebut. Ia menilai tingginya partisipasi ibu rumah tangga hingga remaja putri mencerminkan semakin tumbuhnya kemandirian ekonomi perempuan di Kota Kupang.

BEI Perkuat Kompetensi Wartawan Lewat Edukasi Kode Etik Jurnalistik Pasar Modal

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi keluarga melalui usaha kecil yang produktif.

“Ini menunjukkan bahwa perempuan juga bisa mandiri dan harus punya mata pencaharian sendiri. Tidak apa-apa kecil-kecil saja dulu tetapi menghasilkan,” katanya.

BaRamPas Oebobo merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kupang bersama Perumda Pasar yang diwujudkan dalam waktu relatif singkat. Serena mengapresiasi inovasi Perumda Pasar yang mampu menghadirkan ruang ekonomi baru bagi pelaku UMKM hanya dalam waktu sekitar satu pekan sejak arahan diberikan.

Ia menegaskan, konsep pasar yang dikembangkan pemerintah tidak lagi terbatas pada pasar tradisional, tetapi diarahkan menjadi ruang pemberdayaan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kita berbicara tentang pasar tidak hanya berbicara tentang pasar tradisional saja, tetapi bagaimana menciptakan ruang ekonomi di tengah-tengah masyarakat. Saya sangat apresiasi itu,” ungkapnya.

BULOG NTT Serap 2.330 Ton Jagung Petani Lokal, Perkuat Pasokan Pakan Ternak dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sebagai bentuk keberpihakan terhadap pelaku UMKM, Pemerintah Kota Kupang juga mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk berbelanja di BaRamPas. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya beli terhadap produk lokal sekaligus memberikan dukungan langsung kepada para pelaku usaha.

“Keberpihakan itu harus dimulai dari kita sendiri. Kalau kita ingin UMKM bertumbuh, maka kita harus menjadi pembeli pertama dan pendukung utama,” tegas Serena.

Selain menjadi wadah promosi dan pemasaran produk UMKM, BaRamPas Oebobo juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas inflasi menjelang Idulfitri. Serena mengungkapkan, Pemerintah Kota Kupang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menggelar High Level Meeting untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok serta mengendalikan pergerakan harga selama Ramadan.

Di akhir sambutannya, Serena menilai BaRamPas tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan toleransi di Kota Kupang. Antusiasme masyarakat dari berbagai latar belakang agama yang berbaur membeli takjil menjadi cerminan kerukunan yang terus terjaga di Kota Kasih.

“Ketika kita membeli produk UMKM di sini, kita bukan hanya bertransaksi, tetapi kita juga mendukung harapan dari setiap keluarga yang ada di Kota Kupang,” pungkasnya.

BI NTT Perkuat Stabilitas Harga Pangan Melalui Operasi Pasar di Kupang

Bazar Ramadan Pasar Oebobo dijadwalkan berlangsung hingga 19 Ramadan dan diikuti puluhan pelaku UMKM yang menyediakan aneka kuliner, takjil, serta produk lokal lainnya.

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement