IDETORIAL.com, Kupang – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Kupang dan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT,) dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pihak Pertamina memastikan pasokan Pertalite di wilayah tersebut tetap tersedia, meski sempat muncul keluhan dari masyarakat, terkait tidak dilayaninya pembelian Pertalite di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Kupang.
Terkait kondisi tersebut, Area Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa, Terminal BBM telah melakukan penyaluran BBM ke seluruh SPBU di Kota Kupang, termasuk SPBU yang berada di depan Hotel Silvia.
“Terminal BBM hari ini sudah mengirimkan BBM ke seluruh SPBU Kota Kupang, termasuk ke SPBU Silvia,” jelas Ahad Rahedi, dalam keterangan pers tertulis, Minggu 14 Juni 2026.
Secara regional tambah Ahad, ketersediaan Pertalite di NTT juga berada dalam kondisi aman. Masyarakat diimbau untuk tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Berdasarkan data Pertamina, rata-rata konsumsi Pertalite di NTT saat ini mencapai sekitar 892 ribu liter per hari. Sementara itu, ketahanan stok yang tersedia saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama 10 hari ke depan.
Meski demikian, Pertamina menegaskan bahwa kondisi stok bersifat dinamis karena pasokan terus bergerak melalui distribusi berkala dari kapal pengangkut, kilang, serta operasional Terminal BBM yang berlangsung setiap hari.
“Dengan jaminan pasokan yang terus berjalan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan Pertalite di wilayah NTT,” tutup Ahad
Pertamina juga memastikan distribusi BBM akan terus dipantau untuk menjaga kelancaran pasokan hingga ke seluruh SPBU.