IDETORIAL.com, Jakarta – Sebanyak 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diperkenalkan sebagai First Movers Tempat Kerja Ramah Keluarga di Indonesia, Program ini diperkirakan menjangkau sedikitnya 15 ribu karyawan di lingkungan BUMN..
Inisiatif ini menjadi langkah baru dalam mendorong kesetaraan gender dan peningkatan partisipasi perempuan di dunia kerja melalui kebijakan yang mendukung pengasuhan, kesejahteraan pegawai, dan fleksibilitas kerja.
Program tersebut hadir di tengah masih rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan pada 2024 sebesar 56,42 persen, jauh di bawah laki-laki yang mencapai 84,66 persen.
Sebanyak 12 BUMN lintas sektor mendapat pendampingan selama enam bulan melalui program WEPs Corporate Action Lab yang diinisiasi UN Women dengan dukungan Pemerintah Australia. Program ini bertujuan mempercepat penerapan kesetaraan gender di lingkungan kerja.
Senior Director Human Capital Talent Management and Culture PT Danantara Asset Management, Wiwik Wahyuni, mengatakan transformasi tempat kerja perlu diterapkan dalam sistem dan budaya kerja sehari-hari agar memberikan dampak nyata bagi organisasi.
“Danantara Respectful and Inclusive Workplace Playbook merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di lingkungan BUMN,” ujar Wiwik, Senin, 19 Mei 2026.
Sementara itu, Indonesia Representative and Liaison to ASEAN UN Women, Ulziisuren Jamsran, menilai langkah BUMN tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kesetaraan gender merupakan fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja.
“Ketika BUMN memimpin transformasi menuju tempat kerja ramah keluarga, dampaknya melampaui kebijakan internal perusahaan,” kata Jamsran.
Ketua Umum Interim Srikandi Danantara, A.A.A. Indira Pratyaksa, mengatakan inisiatif tersebut mencerminkan komitmen BUMN dalam membangun budaya kerja yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pegawai.
Empat fokus utama yang dikembangkan dalam program ini meliputi penguatan cuti ayah dan keterlibatan laki-laki dalam pengasuhan, kesehatan mental dan fleksibilitas kerja, penyediaan infrastruktur pengasuhan seperti daycare dan ruang laktasi, serta penguatan kepemimpinan perempuan dan dukungan bagi caregiver.
Dalam kegiatan bertajuk “Mendorong Transformasi Tempat Kerja yang Inklusif dan Ramah Keluarga”, para peserta juga meluncurkan buku capaian WEPs Corporate Action Lab Cohort 1, dan Danantara Respectful & Inclusive Workplace Playbook, sebagai panduan membangun lingkungan kerja yang inklusif dan ramah keluarga di lingkungan BUMN. (Lid)