GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Jumpa Pers Perkemi NTT bersama Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia Ketua Umum PB Perkemi, Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Agus Setiadji, S.A.P., M.A

Julie Laiskodat Bawa Ambisi Kempo NTT ke Panggung Dunia 2027

IDETORIAL.com, Kupang – Ketua Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Pengprov Perkemi) Nusa Tenggara Timur (NTT), Julie Sutrisno Laiskodat, membawa ambisi besar untuk mengantarkan atlet-atlet Kempo NTT meraih prestasi lebih tinggi di tingkat internasional.

Pada kejuaraan dunia Shorinji Kempo atau World Taikai 2027 di Nagoya, Jepang, Oktober 2027 mendatang, Perkemi NTT menargetkan kontribusi 4 – 6 medali emas bagi Indonesia.

Target tersebut bukan tanpa alasan. NTT selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama Shorinji Kempo Indonesia, baik dari sisi jumlah anggota maupun kontribusi atlet dalam berbagai kejuaraan nasional dan internasional.

Julie mengungkapkan, jumlah anggota atau kenshi Shorinji Kempo di NTT mencapai sekitar 23.900 orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 9.000 kenshi tercatat aktif mengikuti kegiatan dan pembinaan.

Menurut Julie, besarnya jumlah anggota menjadi modal penting untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Festival Raya Tani Soroti Ketahanan Iklim Petani Perempuan, Termasuk di NTT

“NTT memiliki potensi yang sangat besar. Kita punya banyak kenshi, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Ini menjadi kekuatan yang harus terus kita bina,” kata Julie dalam acara pelantikan Ketua dan Pengurus Perkemi NTT, Minggu, 1 November 2026.

Ia menjelaskan, salah satu alasan dirinya memilih terlibat dalam kepengurusan Perkemi NTT adalah karena Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan juga sarana membangun karakter, kedisiplinan, dan mental generasi muda.

Pembinaan Kempo, tambah Julie, menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, perguruan tinggi hingga kalangan pekerja.

Baginya, nilai kedisiplinan dan pembentukan karakter merupakan keunggulan Shorinji Kempo yang perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Karena itu, pembinaan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknik bertanding, tetapi juga membentuk karakter dan mental para kenshi.

Optimisme Julie dalam membidik prestasi dunia juga didukung hasil kompetisi yang telah diraih atlet NTT. Dalam kejuaraan di Badung, Bali, kontingen Perkemi NTT yang diperkuat 31 atlet berhasil membawa pulang 10 medali emas dan sembilan medali perak sekaligus keluar sebagai juara umum.

Penerimaan Pajak NTT Tembus Rp1,73 Triliun

Capaian tersebut menjadi gambaran potensi atlet Kempo NTT yang dapat terus dikembangkan untuk menghadapi persaingan lebih tinggi.

Julie berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para kenshi untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi agenda besar, termasuk World Taikai 2027 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan diselenggarakan di NTT dan NTB.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi), Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Agus Setiadji, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan besar dalam perkembangan Shorinji Kempo dunia.

Pada World Taikai 2023 di Tokyo, Jepang, Indonesia berhasil menempati peringkat kedua dari 43 negara peserta dengan raihan empat medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu.

Menariknya, sebagian besar medali yang diperoleh Indonesia dalam kejuaraan tersebut merupakan kontribusi atlet-atlet asal NTT. Kontribusi ini memperlihatkan peran penting NTT dalam menopang prestasi Shorinji Kempo Indonesia di tingkat internasional.

Roadshow Sumba, OJK NTT Perluas Edukasi dan Akses Modal UMKM

“Sebagian besar medali yang diraih Indonesia pada World Taikai 2023 merupakan kontribusi atlet-atlet asal NTT. Ini menunjukkan bahwa NTT memiliki peran penting dalam menopang prestasi Shorinji Kempo Indonesia.”tandas Setiadji

Menghadapi World Taikai 2027 di Nagoya, PB Perkemi merencanakan pengiriman lebih dari 150 kenshi Indonesia. Agus berharap kontingen Indonesia mampu meningkatkan perolehan medali dibandingkan pencapaian pada kejuaraan dunia 2023.

Agus juga menyoroti peluang Shorinji Kempo untuk semakin berkembang dalam kompetisi olahraga internasional. Melalui penguatan hubungan dengan organisasi olahraga dunia, Shorinji Kempo diharapkan memiliki peluang masuk dalam ajang SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade.

Ia berharap suatu saat atlet Shorinji Kempo Indonesia, termasuk dari NTT, mampu mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas di Olimpiade.

“Untuk World Taikai 2027 di Nagoya, Jepang, kami merencanakan pengiriman lebih dari 150 kenshi Indonesia. Kami berharap perolehan medali dapat meningkat dibandingkan pencapaian pada kejuaraan dunia sebelumnya.”tambah Setiadji.

Untuk mendukung peningkatan prestasi tersebut, Perkemi juga terus mendorong penerapan aturan anti-doping agar atlet Indonesia dapat mengikuti kompetisi internasional sesuai ketentuan dan terhindar dari risiko diskualifikasi.

Dukungan pelatih dan sensei, termasuk tokoh-tokoh yang terlibat dalam Majelis Guru PB Perkemi, juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet.

Di sisi lain, Julie mengharapkan dukungan berbagai pihak, termasuk media massa, untuk memperkenalkan Shorinji Kempo secara lebih luas kepada masyarakat. Menurutnya, publikasi media penting untuk menarik minat generasi muda agar bergabung menjadi kenshi sekaligus memperkuat regenerasi atlet di NTT.

Dengan kekuatan sekitar 23.900 kenshi dan rekam jejak kontribusi atlet dalam kejuaraan dunia, NTT memiliki posisi strategis dalam pengembangan Shorinji Kempo Indonesia.

Ambisi Julie membawa Kempo NTT ke panggung dunia kini diarahkan pada target 4 hingga 6 medali emas di Nagoya. Target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Perkemi NTT untuk memastikan besarnya potensi anggota di daerah dapat terus dikonversi menjadi prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

(Lidia)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement