IDETORIAL.com,- KUPANG – Lomba memasak nasi goreng antar Unit Pelayanan (UPP) mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 GMIT Agape Kupang, Minggu 19 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di halaman GMIT Agape Kupang itu tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas memasak, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan persaudaraan antar jemaat.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, dipercaya menjadi salah satu dewan juri bersama Ronald Rao dan Noni Famdale dari Rumah Makan Kota Sari. Turut hadir Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang, Paul Dima, serta Ketua Panitia, Nelson Tali.
Sebanyak sembilan Unit Pelayanan (UPP) mengikuti perlombaan dengan menampilkan kreasi nasi goreng yang beragam, baik dari sisi cita rasa, penyajian, maupun filosofi yang melatar belakangi menu yang disajikan.
Dalam sambutannya, Serena mengapresiasi panitia dan jemaat GMIT Agape Kupang yang telah melibatkan Pemerintah Kota Kupang dalam rangkaian perayaan HUT gereja. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti lomba memasak mampu menjadi media untuk mempererat hubungan antar sesama.
“Saya sangat senang dapat menikmati hasil kreasi seluruh peserta. Semua sajian memiliki cita rasa yang enak dan penuh makna. Bahkan hari ini diet saya batal karena semua nasi goreng yang disajikan benar-benar menggugah selera,” ujar Serena yang disambut tepuk tangan dan tawa peserta.
Ia menjelaskan, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari cita rasa, kreativitas, penyajian, kelengkapan menu hingga kekompakan tim. Menurutnya, seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik sehingga proses penentuan pemenang berlangsung cukup ketat.
“Semua kelompok menampilkan masakan yang enak, penyajian yang menarik, dan mampu menjelaskan filosofi dari menu yang mereka sajikan. Namun dalam setiap perlombaan tentu harus ada yang menjadi juara. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kesepakatan seluruh dewan juri,” katanya.
Serena juga mengajak jemaat GMIT Agape untuk terus menjaga semangat persaudaraan, kerukunan, dan gotong royong serta menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Kupang berharap jemaat GMIT Agape terus menjadi mitra dalam membangun kota ini. Mari kita menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama mewujudkan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, harmonis, dan sejahtera,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, UPP Usinda berhasil meraih Juara I setelah dinilai unggul dari sisi cita rasa, kreativitas, penyajian, dan presentasi. Posisi Juara II diraih UPP Kaum Wanita, sedangkan Juara III diraih UPP Sekolah Minggu.
Sebagai bentuk apresiasi, Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang, Paul Dima, menyerahkan plakat penghargaan kepada Wakil Wali Kota Kupang dan para dewan juri atas kontribusi mereka dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Selanjutnya, Serena menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Juara I menerima piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp1 juta, Juara II memperoleh Rp750 ribu, sedangkan Juara III menerima Rp500 ribu.
Perayaan HUT ke-57 GMIT Agape Kupang melalui lomba memasak ini menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat nilai-nilai pelayanan, kebersamaan, kreativitas, dan kolaborasi antarjemaat yang diharapkan terus menjadi modal sosial dalam mendukung terwujudnya Kota Kupang yang harmonis, inklusif, dan sejahtera.(Lid)