IDETORIAL.com, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi kunci dalam membentuk generasi emas yang akan menentukan masa depan Kota Kupang.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Kupang periode 2026–2030, Jumat, 29 Mei 2026.
Mengusung tema “Bersatu Dalam Aksi, Bergerak Dengan Hati yang Ikhlas Mewujudkan Pendidik PAUD yang Berkarakter dan Berkualitas”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pengurus HIMPAUDI periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Kota Kupang.
Ia juga mengajak pengurus yang baru dilantik untuk terus membangun kolaborasi dengan pengurus terdahulu guna menjaga kesinambungan program organisasi.
“Masa depan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Karena itu, pendidikan karakter harus dibangun sejak usia dini melalui peran para pendidik PAUD,” ujar Christian.
Menurutnya, lingkungan belajar yang aman, sehat, bersih, ramah anak, dan penuh kasih sayang menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul.
Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada para guru PAUD yang selama ini bekerja dengan penuh ketulusan mendampingi tumbuh kembang anak-anak. Ia meyakini dari ruang-ruang belajar PAUD akan lahir berbagai tokoh masa depan yang berkontribusi bagi daerah dan bangsa.
“Dari PAUD akan lahir pemimpin, ilmuwan, pengusaha, seniman, dan berbagai profesi lainnya. Di balik keberhasilan mereka, ada peran besar para guru yang mendidik dengan kasih dan pengabdian,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan HIMPAUDI dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi NTT, Yahya Baksuni, menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sehingga seluruh pendidik PAUD dapat terakomodasi secara optimal.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kota Kupang periode 2026–2030, Agustina Bangu Roi, menyatakan komitmennya untuk memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan kompetensi pendidik, serta mendorong terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas, holistik, dan integratif.
“HIMPAUDI memiliki peran strategis dalam mencetak generasi emas yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Dengan dukungan pemerintah dan seluruh insan PAUD, kami optimistis dapat menjalankan program organisasi secara maksimal demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kota Kupang,” ujarnya. (Lid)