GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Wali Kota Kupang, Chris Widodo

Jelang HAN, Pemkot Kupang Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

IDETORIAL.com, Kupang – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, memperkuat komitmen dalam mewujudkan Kota Layak Anak melalui pemenuhan hak-hak anak, peningkatan perlindungan, serta penciptaan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Tentu Pemkot terus melakukan upaya – upaya untuk menghadirkan kota yang layak anak, lingkungan yang aman, sehat jauh dari kekerasan dan eksploitasi pada anak, itu yang paling penting,”jelas Wali Kota Kupang, Chris Widodo, Rabu, 22 Juli 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, mulai dari peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan, hingga penyediaan ruang bermain dan ruang publik yang aman serta inklusif.

Pemerintah Kota Kupang menilai bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana anak-anak memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berpartisipasi dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mereka secara optimal.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemkot Kupang terus mendorong keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem yang ramah anak,” tambah Chris.

OJK Intensifkan Penanganan Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Marsiana Halek mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak melalui pemenuhan hak, perlindungan, dan peningkatan kualitas hidup anak.

Kepala DP3A Kota Kupang menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, dan media dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta ramah bagi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, pembangunan yang berorientasi pada anak tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui langkah nyata dalam memberikan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi, serta ruang bagi anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

DP3A Kota Kupang juga terus mendorong penguatan kelembagaan perlindungan anak hingga tingkat kelurahan, meningkatkan edukasi mengenai pola asuh yang positif, serta memperluas kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap anak memperoleh hak-haknya secara optimal.

“DP3A bagian dari Pemkot, jadi kita implementasikan semua program – program diatas melalui kegiatan preventif seperti sosialisasi, kampanye, edukasi, kolaborasi lintas sektor dan kuratif berupa upaya perlindungan dan pendampingan korban,”jelas Marsiana.

Benny Rhamdani Kukuhkan Kepengurusan Baru Hanura NTT, Tekankan Kerja Politik Orientasi Kepentingan Rakyat

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Kupang berharap predikat Kota Layak Anak tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui lingkungan yang memberikan rasa aman, kesempatan belajar, ruang bermain yang layak, dan perlindungan bagi seluruh anak.

Selain memperkuat kebijakan dan program, pemerintah juga terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan hak anak dan pengasuhan yang positif. Upaya ini diharapkan mampu mencegah berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, maupun perkawinan anak yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah.

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi. Karena itu, DP3A Kota Kupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan.

Momentum Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bahwa anak merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada anak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Dengan semangat Hari Anak Nasional, Pemkot Kupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Layak Anak, di mana setiap anak dapat hidup dengan aman, memperoleh hak-haknya secara utuh, serta tumbuh dalam lingkungan yang mendukung mereka meraih masa depan yang lebih baik. (lid)

Program Ina Kasih Sentuh Kebutuhan Dasar Perempuan, Penerima: “Kami Merasa Diperhatikan”

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement