IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang melalui Program INA Kasih terus memperkuat kepedulian terhadap kesehatan perempuan dengan menyalurkan ribuan pembalut gratis kepada perempuan rentan di Kota Kupang.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan setiap perempuan memiliki akses terhadap kebutuhan dasar kesehatan menstruasi.
Penyaluran pembalut gratis menyasar perempuan rentan di sejumlah kelurahan sebagai bentuk intervensi nyata untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi.
“Program Ina Kasih menjadi wujud nyata hadir dan kepedulian pemerintah untuk perempuan di Kota Kupang, Walau bagi sebagian orang melihat membeli pembalut itu bukan hal yang sulit, tapi bagi perempuan dan ibu keluarga prasejahtera ini sangat membantu,”kata Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis saat pembagian pembalut di Kecamatan Kota Lama, Selasa, 21 Juli 2026.
Selain meringankan beban pengeluaran keluarga, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama masa menstruasi.
Pemerintah Kota Kupang memandang kesehatan menstruasi sebagai bagian penting dari kesehatan masyarakat yang masih membutuhkan perhatian bersama. Keterbatasan akses terhadap produk kebersihan menstruasi dapat berdampak pada kesehatan, rasa percaya diri, hingga aktivitas sehari-hari perempuan, termasuk pendidikan dan pekerjaan.
Selain Program Ina Kasih bentuk perhatian lain terhadap kesehatan perempuan yakni melalui pemberian vaksin HPV gratis begi perempuan – perempuan usia produktif agar terhindar dari penyakit kanker serviks yang menjadi penyakit terbesar kedua di Indonesia.
“Melalui dua program kesehatan ini, perempuan-perempuan dari keluarga pra sejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, berdaya dan meraih masa depan yang lebih baik, karena ketika perempuan sehat keluarga menjadi kuat, dan jika keluarga kuat, kota Kupangpun akan semakin maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan,”tandas Serena.
Melalui Program INA Kasih dan Vaksin HPV Gratis bagi perempuan, Pemerintah Kota Kupang berupaya menghadirkan layanan yang lebih inklusif bagi kelompok rentan sekaligus memastikan tidak ada perempuan yang kesulitan memperoleh kebutuhan dasar saat menstruasi. Penyaluran ribuan pembalut gratis ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan perlindungan sosial yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan.
Ke depan, Program INA Kasih diharapkan dapat terus menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan di Kota Kupang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Marsiana Y. Halek menjelaskan, Program INA Kasih sejak awal di launching menyasar 1.275 perempuan rentan yang tersebar di seluruh wilayah Kota Kupang, dan di tahun anggaran 2026, bertambah sebanyak 1.000 sasaran penerima sehingga total menjadi 2.275 perempuan.
Seluruh penerima manfaat telah melalui proses verifikasi dan validasi data secara akurat sehingga bantuan diberikan kepada perempuan yang benar-benar masuk dalam kategori keluarga prasejahtera dan miskin ekstrem.
Menurutnya, Program INA Kasih tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan kesehatan menstruasi melalui penyaluran pembalut gratis, tetapi juga dirancang sebagai program perlindungan sosial yang menyentuh berbagai aspek kehidupan perempuan, mulai dari ekonomi, sosial, pendidikan, hingga kesehatan.
“Program ini diharapkan mampu membantu perempuan rentan memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya tanpa harus mengorbankan kebutuhan rumah tangga lainnya. Dengan demikian, mereka dapat tetap produktif dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun peran di dalam keluarga,” ujar Marsiana Y. Halek.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
“Dengan bantuan ini, sektor ekonomi keluarga bisa tetap produktif sehingga ketahanan keluarga diharapkan meningkat,”tambah Marsiana.
Salah satu penerima Program Ina Kasih, Ita Mengngi, RT/RW 01/01 Kelurahan Fatubesi, mengapresiasi pemberian bantuan tersebut sebagai wujud hadirnya pemerintah, khususnya bagi perempuan – perempuan pra sejahtera.
“Bantuan ini semoga tetap berlanjut, karena bagi saya ini sangat membantu, apalagi kita yang memiliki anak banyak, setidaknya uang untuk beli pembalut dapat di pakai untuk membeli makanan atau keperluan rumah tangga lainnya,”terang Ita.
Program INA Kasih menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kota Kupang dalam memperluas akses terhadap kebutuhan dasar perempuan sekaligus mendorong terwujudnya perlindungan sosial yang lebih inklusif bagi kelompok rentan. (lid)