IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang mulai memberi perhatian lebih terhadap pengembangan olahraga elektronik (esports), sebagai bagian dari pembinaan atlet muda.
Komitmen itu ditegaskan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, saat membuka PMRN Esport Season II 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Minggu, 5 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Serena menilai turnamen yang digelar Persatuan Mahasiswa Rote Ndao (PMRN) bukan sekadar ajang kompetisi gim, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan bibit atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang bersama Wali Kota akan mendorong pembinaan atlet esports secara berkelanjutan. Peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik selama turnamen akan dipantau untuk mendapatkan pembinaan sehingga mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
“Esports kini telah menjadi cabang olahraga yang memiliki peluang besar, baik dari sisi prestasi maupun industri kreatif. Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh pengembangannya sebagai wadah pembinaan generasi muda,” ujar Serena.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi telah mengubah wajah olahraga modern. Esports tidak lagi dipandang sebagai aktivitas hiburan semata, melainkan telah berkembang menjadi cabang olahraga yang membuka peluang prestasi sekaligus karier bagi anak muda.
Karena itu, Serena mengajak peserta memanfaatkan turnamen sebagai sarana mengembangkan kemampuan, membangun sportivitas, memperluas jejaring, serta menjauhi berbagai perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
Selain menyoroti potensi atlet, Serena juga mengapresiasi PMRN yang dinilai mampu menyelenggarakan turnamen secara mandiri melalui kolaborasi dengan berbagai sponsor dan media partner. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan organisasi kepemudaan mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat apabila didukung perencanaan yang matang.
“PMRN membuktikan bahwa anak-anak muda mampu membangun kepercayaan berbagai pihak sehingga kegiatan ini mendapat dukungan sponsor dan media partner. Ini contoh kolaborasi yang patut diapresiasi,” katanya.
Ketua Panitia PMRN Esport Season II 2026, Astro Pelle, mengatakan turnamen berlangsung pada 5-12 Juli 2026 dengan mempertandingkan lima nomor, yakni Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, eFootball Mobile, dan Rally Fury.
Sebanyak 317 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas gim hingga masyarakat umum ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta memperebutkan total hadiah Rp10 juta, piala, medali, serta penghargaan Most Valuable Player (MVP) di sejumlah kategori.
Astro menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan minat generasi muda terhadap esports di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur terus meningkat. Karena itu, PMRN berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet esports yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah menyediakan fasilitas pelaksanaan kegiatan, serta kepada para sponsor, media partner, dan panitia yang selama tiga bulan mempersiapkan penyelenggaraan turnamen hingga dapat terlaksana dengan baik. (lid)