IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang mendukung pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Camar Cup I, yang dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga berperan dalam pembinaan generasi muda serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, Chris Widodo, saat menerima audiensi panitia Camar Cup I bersama pengurus Karang Taruna Kota Kupang di ruang kerjanya, Kamis, 25 Juni 2026.
Menurut Wali Kota, kegiatan olahraga yang diinisiasi pemuda perlu mendapat dukungan karena mampu menjadi wadah pembinaan karakter, memperkuat kebersamaan, sekaligus membuka ruang produktivitas bagi generasi muda.
“Teman-teman Karang Taruna adalah bagian dari Pemerintah Kota Kupang. Karena itu sudah sepantasnya kita terus bersinergi. Jika ada kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat dan anak-anak muda, Pemerintah Kota siap hadir dan mendukung,” ujarnya.
Chris mengatakan olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membentuk nilai-nilai disiplin, sportivitas, kepemimpinan, dan kerja sama. Karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan yang positif.
Ia juga menilai penyelenggaraan turnamen memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan.
“Saya senang melihat anak-anak muda mengambil peran dalam kegiatan yang membangun seperti ini. Selain menggerakkan UMKM, olahraga juga menjadi sarana pembentukan karakter. Energi anak muda harus diarahkan pada hal-hal yang produktif dan positif,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota menyatakan Pemerintah Kota Kupang akan membantu penyelenggaraan turnamen melalui penyediaan fasilitas yang dibutuhkan. Selain itu, ia juga memberikan dukungan secara pribadi agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Kupang, Absalom Sine, menjelaskan Camar Cup I merupakan pengembangan dari turnamen Sitarada Cup yang selama ini menjadi agenda olahraga masyarakat di Kelurahan Lasiana.
Menurutnya, selain menjadi ajang pembinaan atlet sepak bola usia muda, turnamen tersebut juga terbukti mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran pelaku UMKM di sekitar arena pertandingan.
Tahun ini panitia menargetkan sekitar 80 hingga 81 tim dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang ikut ambil bagian dalam kompetisi yang akan digelar di Lapangan Sitarda, Kelurahan Lasiana. Tingginya jumlah peserta tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap olahraga mini soccer yang terus berkembang di Nusa Tenggara Timur.
Melalui penyelenggaraan Camar Cup I, diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial sekaligus tercipta dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar lokasi turnamen.