GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Grand Launching Bayi Tabung Morula IVF-Arra Clinic di Kupang

Tak Perlu ke Luar Daerah, Morulaivf Surabaya – Arra Clinic Fertility Kupang Hadirkan Layanan Bayi Tabung Pertama di NTT, Bakal Jadi Medical Tourism

IDETORIAL.com, Kupang – Morula IVF Surabaya bekerjasama dengan Arra Clinic Fertility Kupang menghadirkan layanan bayi tabung pertama terintegrasi di Nusa Tenggara Timur (NTT), menjawab kebutuhan pasangan-pasangan yang menikah namun belum memiliki keturunan.

“Waktu, jarak dan biaya jadi alasan kita ketemu Arra Clinic Kupang dan kemudian ini menjadi satu potensi yang luar biasa, dimana layanan IVF todak perlu jauh-jauh lagi ke Surabaya, kita bisa mulai dari sini,”kata dr.Obgyn Morula IVF Surabaya, Benediktus Arifin, Sp.OG (K),MPH, FICS, FESICOG, FIICOG, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut dia, khusus untuk di Kota Kupang tingkat kasus infertility (kesuburan) cukup tinggi, dari survei terdapat 8ribu pasangan kurang subur dari total populasi, dan Kupang di lirik sebagai salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga, Australia dan Timor Leste, yang kedepan berpotensi menjadi destinasi wisata medis (Medical Tourism) di timur Indonesia sebagai alternatif layanan kesehatan terintegrasi.

“Bayi tabung itu bukan sekedar biaya dan teknologi, tapi Morula memiliki track record dengan angka keberhasilan sesuai standard, sehingga Arra dan Morula di Kupang juga berusaha meningkatkan angka keberhasilan sampai standarnya,”tandas dr.Obgyn Morula IVF Surabaya, Benediktus Arifin

dr.Obgyn Morula IVF Surabaya, Prof.dr.Budi Santoso, dr.SP.OG, Subsp.F.E.R, turut mejelaskan bahwa layanan bayi tabung (in vitro fertilization (IVF) ada beberapa tahapan, yakni screning, stimulasi ovarium, pengambilan dan pembuahan sel telur, transfer embrio yang kemudian dilanjutkan dengan terapi obat penunjang kehamilan.

Wali Kota Kupang Tekankan Nilai Persatuan dan Harmoni pada Lomba Baris-Berbaris Tingkat Provinsi NTT

“Dari tahapan – tahapan ini, hanya tiga tahapan yang belum bisa di lakukan di Kupang yakni Ovum Pick Up, proses mempertemukan dan embrio transfer, tahapan lainnya sudah dapat di lakukan di Kupang,”jelas Prof.dr.Budi Santoso

Dengan hadirnya layanan bayi tabung di Arra Clinic Fertility Kupang, hal ini tentu menguntungkan pasien yang tak perlu membutuhkan banyak waktu, transportasi serta meninggalkan pekerjaan dalam waktu yang lama, selain itu juga dapat menguntungkan Pemerintah Daerah dalam hal ini menjadi destinasi Medical Tourism, yang perputaran keuangannya ada di wilayah setempat sehingga dapat menjadi salah satu penyumbang PAD.

Division Head Operation Morula IVF Surabaya, Arik Lisarja menerangkan bahwa dari segi operasional, data menunjukan dalam 3-4 tahun terakhir, pasien terbanyak yang datang ke klinik Morula di Surabaya berasal dari Kupang.

“Kami rasa, memang saat ini sudah sepantasnya dan selayaknyamendapatkan layanan yang optimal dengan standar international,

Oleh karena itu, meski beberapa tahapan seperi ovum pick Up dan embrio transfer belum dapat dilakukan di Kupang, namun tahapan lainnya yang dihadirkan cukup membantu proses bayi tabung bagi pasien.

Wali Kota Kupang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Pelayanan dan Kebersamaan di HUT ke-140 Kota Kupang

Owner Arra Clinic Fertility, dr.Andree Hartanto,Sp.OG,FEIICOG, FICS dalam wawancara turut menyampaikan bahwa menghadirkan layanan bayi tabung di Kupang dan pertama di NTT, semata untuk menjawab kebutuhan akan layanan kesehatan bagi pasangan – pasangan yang selama ini telah menikah, namum belum memiliki anak.

“Kenapa Kupang, kami dari Arra Clinic fertility merasa ini sudah saatnya, menjawab kebutuhan infertilitas di NTT, mari bersama wujudkan NTT yang lebih baik, NTT yang sehat,””ujar dr.Andree

Ia menjelaskan bahwa, bila sebelumnya, pasangan dari NTT dan Timor Leste harus ke Jawa untuk menjalani proses program hamil bayi tabung, perlu stay di Jawa selama 2-3 bulan lebih, dengan kehadiran layanan bayi tabung pertama di Arra Fertility Clinic Kupang, pasangan hanya perlu 3-4 hari, dan dipandu dari awal sampai berhasil.

Jika dilihat dari data jumlah penduduk di 22 kabupaten/kota di NTT, yang hampir 6 juta dengan rasio 10 sampai 15persen pasangan rata – rata infertilitas, maka akan mendapatkan ratusan ribu pasangan yang sedang berjuang soal masalah kesuburan, hingga harus mendapatkan layanan di luar NTT

Adapun angka keberhasilan( Pregnancy Rate) dari Morula IVF di Indonesia mencapai hampir 70 persen, karena standar kualitas tinggi dan standar internasional dan RTAC certified dari Australia. . (*)

Wali Kota Kupang Terima Penghargaan Top Strategic Leadership dari Media Group

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement