GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
ilustrasi

80 Pelajar SMP Adu Pidato Bahasa Inggris

IDETORIAL.com, Kupang – Sebanyak 80 pelajar dari 60 SMP negeri dan swasta di Kota Kupang mengadu kemampuan berpidato dalam bahasa Inggris melalui Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat SMP/Sederajat Lingkup Pemerintah Kota Kupang Tahun 2026.

Kompetisi ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berbahasa asing, keberanian berbicara di depan publik, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara terstruktur.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kupang ini merupakan salah satu upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah, terutama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan dan persaingan global.

“Kalau kita ingin dapat berkomunikasi, bekerja sama, dan berkolaborasi dengan negara lain, maka kita harus bisa berbahasa Inggris, paling tidak memahami bahasa tersebut,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Kupang, Yanuar Dally dalam pembukaan lomba, Sabtu, 7 November 2026.

Yanuar menegaskan bahwa, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda di tengah dunia yang semakin terbuka. Kemampuan berbahasa internasional memungkinkan seseorang memperluas komunikasi, membangun jejaring, serta menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan masyarakat dari berbagai negara.

Pemkot Kupang Siap Sukseskan Konferensi Nasional IX FKUB

“Generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik dan karakter yang baik, tetapi juga membutuhkan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan,”tandas Yanuar.

Kemampuan berpidato bukan sekadar keberanian berbicara di depan umum. Peserta juga harus mampu menyampaikan gagasan secara jelas, terstruktur, dan runtut agar pesan yang disampaikan dapat dipahami pendengar.

Karena itu, Yanuar meminta seluruh peserta memanfaatkan kompetisi tersebut untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Persiapan materi, penguasaan bahasa, serta konsentrasi menjadi faktor penting untuk memberikan penampilan terbaik.

Yanuar juga mengingatkan bahwa esensi kompetisi tidak semata-mata terletak pada kemenangan. Keberanian tampil, proses belajar, dan pengalaman menghadapi tantangan merupakan bagian penting dalam membentuk mental generasi muda.

“Menang dan kalah dalam perlombaan adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mempersiapkan diri dengan baik, menunjukkan kemampuan terbaik, dan mampu menerima setiap hasil dengan sikap yang positif,” pesannya.

Wali Kota Kupang Apresiasi Tour de En Te Te

Pada kesempatan tersebut, Yanuar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi para juri dan guru pendamping yang telah membimbing serta mempersiapkan peserta.

Ia berharap kompetisi serupa dapat terus dilaksanakan dengan dukungan pemerintah yang semakin baik sehingga semakin banyak pelajar memperoleh kesempatan mengembangkan bakat dan keterampilan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Devidson Ebenheizer, menjelaskan bahwa lomba tahun ini diikuti 80 peserta dari 60 SMP, terdiri atas 21 sekolah negeri dan 39 sekolah swasta di Kota Kupang.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri dan wawasan generasi muda, memperkuat kecintaan terhadap bahasa dan tanah air, sekaligus mengembangkan bakat dan minat pelajar dalam mengekspresikan gagasan melalui seni berpidato,”jelas Devidson.

Melalui kompetisi tersebut, Pemerintah Kota Kupang berharap pelajar semakin berani mengemukakan gagasan, menguasai keterampilan komunikasi, dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu bekal menghadapi tantangan dunia yang semakin kompetitif.

“Kupang Pung Cerita” Upaya Selamatkan Jejak Sejarah Kota

(Lidia)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement