GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sinergi Pemkot Kupang-Gereja, Fondasi Aspek Spiritual dan Sosial Kemasyarakatan

IDETORIAL.com, Kupang – Sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dan Gereja selama ini menjadi fondasi kuat dalam pembangunan Kota Kupang, baik dalam aspek spiritual maupun sosial kemasyarakatan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang, Chris Widodo dalam perayaan Misa Syukur memperingati HUT ke-59 Keuskupan Agung Kupang, Senin, 13 April 2026.

“Saya hadir bukan hanya sebagai wali kota, tetapi juga sebagai umat yang ikut dalam perjalanan panjang iman Keuskupan Agung Kupang. Saya merasakan sendiri bagaimana Gereja menjadi bagian penting dalam pertumbuhan iman dan kehidupan masyarakat,” kata Chris.

Menurutnya, kontribusi Gereja Katolik di Kota Kupang sangat nyata dalam membentuk nilai-nilai kehidupan, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kota Kupang pun merasakan langsung dukungan tersebut dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Pemerintah Kota Kupang merasakan betul dukungan dari Keuskupan Agung Kupang. Kota ini bisa berkembang seperti sekarang tidak lepas dari peran besar Gereja dalam membangun peradaban dan membina umat,” tambah Chris.

Wali Kota Tuntut Loyalitas Saat Lantik 170 Pejabat Baru Pemkot Kupang

Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti keteladanan para pemimpin Gereja yang menjadi inspirasi bagi jajaran Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam membangun kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan. “Kami belajar banyak dari para uskup dan para imam. Kepemimpinan sejati adalah melayani, bukan dilayani. Nilai ini kami pegang dalam menjalankan pemerintahan,” tegas Chris

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat, terutama kelompok kecil dan rentan. “Kami di pemerintah membawa semangat yang sama, bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat,”tutup Chris.

Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, menegaskan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi, termasuk dengan pemerintah, dalam menghadirkan Gereja yang relevan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah yang terus bersinergi dengan Gereja dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

“Kita bersyukur atas kebersamaan ini. Gereja tidak berjalan sendiri, tetapi bersama semua pihak, termasuk pemerintah, untuk menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.

Wali Kota Kupang Tekankan Nilai Persatuan dan Harmoni pada Lomba Baris-Berbaris Tingkat Provinsi NTT

Ia juga mengingatkan bahwa Gereja memiliki panggilan untuk terlibat aktif dalam kehidupan nyata umat, menjawab berbagai tantangan sosial, serta membangun solidaritas dan kepedulian. “Gereja dipanggil untuk mendengarkan, melayani, dan hadir dalam kehidupan masyarakat. Kita harus terus membangun harmoni, toleransi, dan solidaritas melalui karya nyata,” imbuh Mgr. Hironimus Pakaenoni,

Momentum menuju 60 tahun Keuskupan Agung Kupang, lanjutnya, menjadi kesempatan untuk memperbarui komitmen iman sekaligus memperkuat persaudaraan lintas elemen. (*)

Wali Kota Kupang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Pelayanan dan Kebersamaan di HUT ke-140 Kota Kupang

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement