IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memberikan bantuan kemanusiaan kepada 342 mahasiswa asal Flores yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang dan keluarganya terdampak gempa.
Bantuan tersebut merupakan kolaborasi Pemkot, PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) dan organisasi kepemudaan mahasiswa NTT. Diberikan untuk meringankan kebutuhan mahasiswa di tengah kondisi keluarga yang menghadapi dampak bencana.
Pendataan penerima dilakukan bersama enam organisasi kepemudaan mahasiswa, yakni PMKRI, GMNI, GMKI, HMI, PMII dan IMM. Dari hasil pendataan tersebut ditetapkan 342 mahasiswa sebagai penerima bantuan.
Wali Kota Kupang, Chris Widodo, yang berhalangan hadir menyampaikan pesan melalui rekaman video. Ia mengatakan gempa yang melanda Flores dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap mahasiswa yang sedang berkuliah di Kota Kupang, terutama karena terganggunya dukungan ekonomi dari keluarga.
Menurut dia, sebagian mahasiswa kemungkinan mengalami kendala kiriman dari orang tua karena keluarga mereka sedang menghadapi dampak gempa. “Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu adik-adik,” katanya.
Christian berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan sehari-hari mahasiswa sehingga mereka tetap dapat menjalani pendidikan dan menyelesaikan perkuliahan di Kota Kupang.
Mewakili Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignas Lega, Senin, 28 September 2026 mengatakan, bantuan yang diberikan mungkin belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi mahasiswa dan keluarganya. Namun, bantuan tersebut menurutnya memiliki makna sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang berada jauh dari daerah asal tetapi ikut merasakan dampak bencana melalui kondisi keluarganya.
“Lebih dari itu, terimalah bantuan ini sebagai tanda bahwa ada banyak orang yang peduli terhadap kalian,” ujar Ignasius.
Ia menegaskan kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pembangunan.
“Pembangunan bukan hanya soal membangun gedung atau mengelola angka-angka dalam anggaran, tetapi pembangunan juga berarti membangun kepedulian,” katanya.
Dukungan bantuan berupa paket kebutuhan diberikan oleh Alfamart, sementara Pemerintah Kota Kupang melengkapi kebutuhan lainnya untuk menunjang kebutuhan mahasiswa sehari-hari.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari respons terhadap kondisi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa di Flores. Pemerintah Kota Kupang berharap bantuan tersebut dapat membantu mahasiswa melewati situasi sulit tanpa mengganggu keberlanjutan pendidikan mereka.
(Lidia)