GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pater Hironumimus Moensaku, SVD, Deken Malaka

Pater Deken Malaka Ingatkan Warga Hindari Jalur Ilegal Kerja ke Luar Negeri

IDETORIAL.com, Malaka – Meningkatnya kasus pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tiga tahun terakhir menguggah rasa prihatin tokoh agama, Pater Deken Malaka, Hironumimus Moensaku, SVD.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu tekanan ekonomi keluarga, dan minimnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur resmi bekerja di luar negeri.

“Kita harus lebih objektif dalam berpikir. Jika ingin bekerja di luar negeri, harus melalui jalur resmi dengan dokumen keimigrasian yang lengkap,” ujar Pater Hironumimus Moensaku, SVD, Rabu, 27 Mei 2026.

Ia mengatakan, banyak warga tergiur tawaran pekerjaan yang menjanjikan keuntungan besar, namun berakhir pada penderitaan bahkan kematian. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran kerja dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Mohon kepada semua umat dan masyarakat Kabupaten Malaka untuk selalu menolak setiap ajakan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan cepat mengambil keputusan. Lakukan pengecekan dan klarifikasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Tokoh Masyarakat Sumba Timur Ajak Peternak Bangun Tata Niaga Kuda Sandelwood Legal dan Berkelanjutan

Pater Deken juga mengingatkan pentingnya menyaring informasi yang beredar di media sosial, maupun platform digital lainnya, agar masyarakat tidak mudah menjadi korban perdagangan orang.

“Informasi maupun ajakan dari kelompok manapun yang beredar di media perlu kita filter sebelum kita laksanakan. Kita perlu menjaga agar tidak menjadi korban perdagangan orang,” imbuh Pater.

Ia turut mengajak masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam mencegah human trafficking dan melindungi calon pekerja migran melalui jalur resmi.

“Jalur resmi memang lebih panjang, tetapi jauh lebih aman dan terjamin,” pungkasnya.

Meningkatnya kasus pemulangan jenazah PMI nonprosedural, diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat Kabupaten Malaka, untuk lebih memahami pentingnya migrasi aman dan prosedural. (Lid)

Hari Buku Nasional 2026, NTT Pecahkan Rekor MURI Literasi 15 Ribu Pelajar

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement