GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Penyematan Medali kepada Komandan Satgas Kizi TNI, Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, oleh Special Representative of the Secretary-General (SRSG), Ms. Valentine Rugwabiza. (Credit: Documentation Team, Indonesian Contingent MINUSCA)

Kontingen Garuda Raih Medali PBB di Afrika Tengah

IDETORIAL.com, Bangui – Kontingen Garuda yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI dan Indo FPU MINUSCA menerima UN Medal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas pengabdian dalam mendukung misi perdamaian di Republik Afrika Tengah.

Dalam rilis tertulis, Jumat, 18 September 2026, Medali tersebut diberikan melalui Medal Parade di Garuda Camp, Bangui, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, disiplin, dan profesionalisme personel Indonesia selama menjalankan mandat United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA).

Upacara dipimpin Special Representative of the Secretary-General (SRSG) sekaligus Head of MINUSCA, Valentine Rugwabiza. Hadir pula Deputy Force Commander MINUSCA, Mayjen TNI Maychel Asmi.

Rugwabiza mengatakan personel penjaga perdamaian Indonesia telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung pelaksanaan mandat MINUSCA, termasuk operasional misi, perlindungan warga sipil, serta menciptakan lingkungan yang aman selama proses pemilu.

“Dedikasi dan profesionalisme personel penjaga perdamaian Indonesia telah memberikan kontribusi penting bagi pelaksanaan mandat MINUSCA, termasuk dalam mendukung operasional misi, melindungi warga sipil, serta menciptakan lingkungan yang aman selama proses pemilu,” ujar Rugwabiza.

Kota Kupang Raih Penghargaan Layanan Kesehatan, Dapat Insentif Fiskal Rp1 Miliar

Menurutnya, pemberian UN Medal menjadi simbol atas keunggulan, disiplin, dan komitmen personel Indonesia selama bertugas di bawah bendera PBB.

Deputy Force Commander MINUSCA, Mayjen TNI Maychel Asmi, mengatakan keberhasilan misi perdamaian membutuhkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan bekerja sama dengan personel dari berbagai negara.

“Keberhasilan sebuah misi perdamaian dibangun melalui profesionalisme, disiplin, dan kemampuan bekerja bersama personel dari berbagai negara,” ujarnya.

Ia mengatakan kehadiran Kontingen Garuda di MINUSCA menunjukkan kemampuan personel Indonesia menjalankan tugas dalam lingkungan multinasional dengan standar profesional, sekaligus membangun kepercayaan dengan masyarakat dan mitra di lapangan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada personel yang telah menjalankan tugas dalam lingkungan operasi yang dinamis dan penuh tantangan. Kontribusi unsur Indonesia mencakup dukungan terhadap operasional misi, perlindungan warga sipil, serta tugas teknis dan keamanan sesuai mandat MINUSCA.

Lomba Kebersihan Antarkelurahan di Kota Kupang, Dorong Partisipasi Warga Jaga Lingkungan

Kemampuan personel Indonesia juga ditampilkan melalui demonstrasi tim SWAT dan EOD yang merepresentasikan unsur Polri dan Zeni TNI dalam mendukung tugas misi perdamaian.

Komandan Satgas Indo FPU 7 MINUSCA, Kombes Pol Norhayat, mengatakan pengabdian personel Indonesia merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di Republik Afrika Tengah.

Sementara itu, Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-L MINUSCA, Letkol Czi Septian Hermawan Saputra, mengatakan personel Indonesia berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya perdamaian di negara tersebut.

“Semangat pengabdian diwujudkan melalui kontribusi yang memberikan dampak nyata bagi terciptanya perdamaian di Republik Afrika Tengah. Nilai tersebut menjadi pedoman bagi personel Indonesia untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Septian.

Selain menjalankan tugas operasional, Kontingen Garuda turut memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia melalui Cultural Event. Kegiatan tersebut menampilkan pencak silat, tarian Sumatra, Betawi dan Jawa, Kecak Bali, serta pertunjukan kolaborasi Nusantara.

PKK Kota Kupang Jangan Berhenti di Atas Kertas, Program Harus Terasa di Warga

Pemberian UN Medal menjadi bentuk pengakuan PBB terhadap pengabdian personel Kontingen Garuda sekaligus menandai kontribusi Indonesia dalam mendukung mandat misi perdamaian di Republik Afrika Tengah.

(Lidia/UN Indonesia)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement