GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Wali Kota Kupang Hadiri Dharma Santi 1948 Saka

Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Kupang: Perbedaan Adalah Kekuatan Kota

IDETORIAL.com, Kupang – Mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga; Harmoni Nusantara, Indonesia Maju”, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menghadiri kegiatan Dharma Santi Kota Kupang Tahun 1948 Saka/2026 Masehi, Selasa, 25 Mei 2026.

Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa toleransi dengan dihadiri tokoh agama, unsur Forkopimda, organisasi Hindu, tokoh masyarakat, hingga berbagai paguyuban daerah di Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa keberagaman budaya, suku, dan agama merupakan kekuatan utama Kota Kupang yang harus terus dijaga bersama.

Menurutnya, harmoni tidak lahir karena semua orang sama, melainkan karena adanya keseimbangan di tengah perbedaan.

“Harmoni itu bukan berarti seragam. Justru perbedaan yang dipadukan dengan baik akan menghasilkan kekuatan dan keindahan,” ujar Christian.

Urgensi Perlindungan Holistik terhadap Jurnalis Perempuan di Era Digital

Ia juga mengapresiasi keterlibatan umat Hindu dan masyarakat Bali dalam Karnaval Budaya HUT Kota Kupang beberapa waktu lalu. Penampilan budaya yang ditampilkan dinilai menjadi salah satu yang paling memukau dan menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap Kota Kupang.

“Karnaval budaya kemarin membuktikan bahwa keberagaman adalah energi besar bagi Kota Kupang,” katanya.

Wali Kota turut menyoroti makna Hari Raya Nyepi sebagai momentum refleksi diri di tengah kehidupan yang semakin sibuk. Ia mengajak masyarakat untuk belajar mengambil jeda, memperbaiki hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.

Christian juga memastikan Pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen mendukung seluruh kegiatan keagamaan lintas umat beragama, termasuk dukungan terhadap rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.

Sementara itu, Ketua PHDI Kota Kupang, Ari Widjana, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan Nyepi, mulai dari Melasti, Tawur Kesanga, pawai ogoh-ogoh hingga Dharma Santi.

Pertamina Jamin Stok Pertalite di Kupang dan NTT Aman, Ketahanan Mencapai 10 Hari

Ia menilai Kota Kupang berhasil menjadi contoh daerah dengan tingkat toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang terjaga baik.

“Atas nama umat Hindu Kota Kupang, kami berterima kasih karena pemerintah selalu hadir mendukung kegiatan keagamaan umat Hindu sehingga seluruh rangkaian Nyepi berjalan aman dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Dharma Santi 1948 Saka ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan lintas agama dan budaya, mempertegas semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang. (lid)

Wali Kota dan Wawali Kupang Tertibkan Pekerja Anak, Penanganan Difokuskan pada Akar Masalah Keluarga
error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement