IDETORIAL.com, Kupang – Fernando Soares menjadi pendaftar pertama dalam kontestasi pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT).
Fernando yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD NTT itu mengaku maju dengan membawa visi dan misi pembenahan organisasi. Ia juga disebut telah mengantongi 24 dukungan suara dari total 35 suara dalam kontestasi tersebut.
Dalam pencalonannya, Fernando mendapat dukungan dari sejumlah tokoh, di antaranya Fary Francis, Ahmad Yohan, dan Angelo Wake Kako selaku Ketua Flores United. Dukungan tersebut menjadi bagian dari dinamika persaingan menuju kursi pimpinan organisasi sepak bola di NTT.
Fernando mengatakan, keputusannya mendaftar sebagai calon Ketua Asprov PSSI NTT telah melalui berbagai pertimbangan. Ia mengaku telah menyiapkan visi dan misi yang memuat gagasan mengenai pengelolaan organisasi sepak bola di NTT ke depan.
“Saya mendaftar dengan berbagai pertimbangan dan telah menyiapkan visi dan misi yang memuat gagasan serta masukan tentang bagaimana mengelola PSSI NTT ke depan,” kata Fernando, Rabu, 14 Oktober 2026.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang memberikan dukungan terhadap pencalonannya.
“Dari tempat ini, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Fary Francis yang telah memberikan dukungan kepada saya. Terima kasih juga kepada Pak Ahmad Yohan dan Pak Angelo Wake Kako selaku Ketua Flores United atas dukungan dan kepercayaan kepada saya untuk maju sebagai Ketua Asprov PSSI NTT,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite Pemilihan, Piter Fomeni, mengatakan dokumen persyaratan Fernando telah dinyatakan lengkap pada saat pendaftaran. Meski demikian, panitia tetap akan melakukan verifikasi untuk memastikan seluruh persyaratan pencalonan terpenuhi.
“Persyaratan dinyatakan lengkap. Kami akan melakukan verifikasi dan hasilnya akan kami sampaikan pada tahapan selanjutnya,” kata Piter.
Berdasarkan jadwal tahapan pemilihan, verifikasi bakal calon berlangsung pada 18–19 Oktober 2026. Panitia dijadwalkan mengumumkan bakal calon sementara pada 20 Oktober 2026, dilanjutkan dengan masa perbaikan dokumen pada 21–23 Oktober 2026.
Tahapan selanjutnya meliputi masa sanggah dan banding pada 24–26 Oktober 2026, sebelum penetapan calon ketua pada 27 Oktober 2026. Sementara itu, kongres pemilihan Ketua Asprov PSSI NTT dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026.
Dengan klaim dukungan sebanyak 24 suara dari total 35 suara, pencalonan Fernando menjadi salah satu perkembangan penting dalam kontestasi tersebut. Namun, dukungan yang disebutkan itu perlu dibedakan dari hasil resmi pemilihan, yang baru akan ditentukan melalui mekanisme kongres sesuai ketentuan organisasi.
Kontestasi Ketua Asprov PSSI NTT juga menjadi momentum bagi para kandidat untuk menawarkan gagasan pembenahan sepak bola daerah. Sejumlah isu yang perlu mendapat perhatian meliputi tata kelola organisasi, peningkatan kualitas kompetisi, pembinaan pemain usia dini, pemanfaatan teknologi, serta penguatan publikasi sepak bola lokal.
Kepengurusan mendatang diharapkan mampu menerjemahkan gagasan tersebut menjadi program yang realistis, terukur, dan berkelanjutan dengan melibatkan klub serta seluruh pemangku kepentingan sepak bola di NTT.