GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Jalan Jupiter 2 Oesapa Selatan

Jalankan Fungsi Pengawasan, Wawali Serena Tindaklanjuti Keluhan Jalan Rusak di Oesapa

IDETORIAL.com, Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menindaklanjuti keluhan warga terkait kerusakan ruas Jalan Jupiter 2, 3, dan 4 di RT 10/RW 04, Kelurahan Oesapa Selatan, Kota Kupang, yang baru selesai dikerjakan pada Januari 2026 namun telah mengalami kerusakan.

Keluhan tersebut disampaikan warga karena kondisi jalan dinilai tidak sesuai dengan usia pekerjaan yang masih relatif baru. Beberapa bagian permukaan jalan terlihat tidak rata dan bergelombang sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan serta pengawasan proyek yang dibiayai menggunakan anggaran pemerintah.

Menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah, Serena mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang untuk meminta penanganan segera atas persoalan tersebut.

Menurutnya, pekerjaan infrastruktur yang menggunakan dana publik harus dilaksanakan sesuai perencanaan dan standar teknis yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Ini juga menjadi pembelajaran bagi seluruh kontraktor pelaksana, khususnya pekerjaan fisik, agar memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga asas manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” kata Serena.

Timur, Kolonialisme, dan Elite

Ia juga meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan dinas teknis meningkatkan pengawasan di lapangan agar setiap pekerjaan konstruksi dilaksanakan sesuai spesifikasi yang telah direncanakan.

Salah seorang warga, Allan, mengaku kecewa dengan kondisi jalan yang menurutnya sudah mengalami kerusakan meski baru beberapa bulan selesai dikerjakan.

“Jalan ini baru selesai bulan Januari 2026. Pengerjaannya hanya tiga hari, tetapi sekarang kondisinya sudah tidak rata dan bergelombang,” ujarnya, Jumat (12/6).

Ketua RT 10, Salmon Nalenan, mengatakan ruas jalan tersebut merupakan akses utama mobilitas warga sehari-hari. Kondisi jalan yang tidak rata dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terutama saat musim hujan karena sering terjadi genangan air.

Selain itu, menurut Salmon, pihak RT dan RW tidak memperoleh informasi terkait pelaksanaan pekerjaan saat proyek berlangsung. Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai standar yang berlaku.

Bank Indonesia: Kinerja Penjualan Eceran NTT Mei 2026 Tetap Positif

“Kondisi jalan ini selalu menjadi keluhan warga. Kami berharap segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat kembali nyaman,” katanya.

Ketua RW 04, Demos Rame Hau, menambahkan bahwa perbaikan jalan di kawasan tersebut telah diusulkan berkali-kali. Karena itu, warga berharap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik dan tahan lama.

Kerusakan jalan terlihat pada permukaan yang tidak rata serta bagian tepi jalan yang mengalami penurunan. Warga khawatir kondisi tersebut akan semakin parah apabila tidak segera ditangani, terutama saat curah hujan meningkat.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Keluhan warga akan segera kami tindaklanjuti. Kondisi ruas jalan tersebut akan diperbaiki secepat mungkin,” ujarnya.

Kota Kupang Masuk Penerima BSPS Terbesar di NTT, Wawali : Ini Bentuk Kepercayaan Pempus

Hal senada disampaikan PPK Dinas PUPR Kota Kupang, Johanes Pu. Ia memastikan perbaikan ruas jalan yang dikeluhkan warga akan segera dilakukan.

“Ruas jalan itu akan segera kami kerjakan,”tutup Johanes. (Lid)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement