GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Wawali Kupang saat Pelantikan Badan Pengurus IWASMA

Wawali Kupang Dorong IWASMA Jadi Motor Kreativitas dan Kolaborasi Pemuda di NTT

IDETORIAL.com, Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, meminta Ikatan Warga Asal Maluku (IWASMA) Nusa Tenggara Timur menjadi rumah kreatif bagi generasi muda sekaligus motor penggerak kolaborasi sosial dan budaya di NTT.

Harapan tersebut disampaikan Serena saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus IWASMA NTT periode 2026–2030, Senin 18 Mei 2026.

Menurut Serena, pelantikan pengurus baru IWASMA bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi momentum memperkuat persaudaraan lintas daerah dan mendorong kontribusi nyata masyarakat Maluku bagi pembangunan di NTT.

“Pemerintah Kota Kupang sangat mendukung IWASMA sebagai wadah pemersatu masyarakat Maluku di NTT sekaligus ruang tumbuh bagi generasi muda untuk berkarya dan berkolaborasi,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Kupang terbuka untuk mendukung berbagai program IWASMA yang berdampak positif bagi masyarakat dan pengembangan kreativitas anak muda.

AMAN dan UNESCO Perkuat Keamanan Jurnalis Perempuan Adat Lewat Pelatihan di Makassar

“Jika ada kendala dan keperluan, Pemerintah Kota Kupang sangat terbuka dan siap membantu. Mari kita bersama-sama membangun daerah ini,” kata Serena.

Menurutnya, organisasi paguyuban seperti IWASMA memiliki peran strategis dalam menjaga nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat NTT.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan Petrus Seran Tahuk, unsur Forkopimda Provinsi NTT, Kepala Stasiun RRI NTT, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT Theodorus Widodo, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya menilai pelantikan IWASMA menjadi simbol kuatnya hubungan persaudaraan antara masyarakat Maluku dan NTT.

Ia mengapresiasi kontribusi masyarakat Maluku dalam kehidupan sosial, budaya, serta pengembangan seni dan musik di NTT. Menurutnya, kolaborasi antara generasi muda Maluku dan NTT perlu terus diperkuat agar mampu melahirkan talenta kreatif yang dapat membawa nama daerah lebih dikenal.

Tagepe Disiapkan Jadi Pusat Seni dan Literasi Baru di Kota Kupang

“Banyak lagu dari Maluku bisa terkenal karena kaderisasinya berjalan baik. NTT perlu memperkuat kerja sama dan kolaborasi agar anak-anak muda terus berkembang dan berkreasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum IWASMA NTT periode 2026–2030, Elvianus Wairata, menegaskan komitmennya menjadikan IWASMA sebagai organisasi yang aktif mendukung pembangunan daerah dan memperkuat nilai keberagaman di NTT.

Ia mengajak seluruh pengurus dan masyarakat Maluku di NTT menjaga semangat persaudaraan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan.

“Mari bersama-sama menyalakan semangat pembangunan dan keberagaman di NTT,” katanya.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Elvianus Wairata dipercaya sebagai Ketua Umum IWASMA NTT periode 2026–2030. Ia didampingi Stefanus Talutta sebagai Ketua I Bidang Kelembagaan dan Kesekretariatan, Maryanti Luturmas-Adoe sebagai Ketua II Bidang Seni Budaya dan Kepemudaan, Marthen Johannis sebagai Ketua III Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Robert Laisina sebagai Sekretaris Umum, serta Ellen Lukas sebagai Bendahara Umum. (Lid)

Opini : NTT Kaya Potensi, Miskin Hilirisasi: Ekonomi Mau Dibawa ke Mana?

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement