IDETORIAL.com, Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis terpilih sebagai Ketua Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Kupang periode 2026–2030. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) Cricket Kota Kupang yang berlangsung di Kupang, Sabtu, 9 Mei 2026.
Serena memperoleh dukungan penuh dari sedikitnya 16 klub cricket di Kota Kupang yang hadir dalam forum tersebut. Dukungan itu mengukuhkan kepercayaan kepada dirinya untuk menakhodai organisasi cricket Kota Kupang selama empat tahun ke depan.
Dalam pernyataannya, Serena menyatakan kesanggupan dan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut serta membawa olahraga cricket semakin berkembang di tengah masyarakat Kota Kupang.
“Dengan kesadaran diri, hati nurani, serta komitmen untuk terus membangun dan memajukan olahraga cricket di Kota Kupang, saya menyatakan sanggup mengemban amanah sebagai Ketua Persatuan Cricket Indonesia Kota Kupang periode 2026–2030,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kemajuan cricket tidak hanya ditentukan oleh prestasi di lapangan, tetapi juga oleh soliditas organisasi, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan antaranggota.
Karena itu, Serena mengajak seluruh pengurus, atlet, pelatih, dan pecinta cricket untuk membangun iklim olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, olahraga cricket di Kota Kupang memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional. Fokus pembinaan atlet usia muda dan peningkatan kualitas kompetisi menjadi prioritas utama dalam kepengurusannya.
Serena juga berharap adanya dukungan dari pemerintah, komunitas olahraga, dan masyarakat agar cricket semakin dikenal luas serta diminati generasi muda di Kota Kupang.
“Menjadi sebuah kehormatan besar bagi saya untuk bersama-sama membangun semangat persatuan, sportivitas, solidaritas, dan profesionalisme dalam keluarga besar cricket Kota Kupang,” katanya.
Terpilihnya kepengurusan PCI Kota Kupang periode 2026–2030 diharapkan menjadi momentum kebangkitan cricket di daerah serta memperkuat posisi Kota Kupang sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga cricket di Nusa Tenggara Timur.