GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tokoh Adat dan Pemdes Palakahembi Sumba Timur Dukung Investasi Tambak Udang

IDETORIAL.com, Sumba Timur – Tokoh adat dan Pemerintah Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, mendukung penuh pembangunan ekonomi pesisir. yakini proyek Tambak Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) yang dicanangkan pemerintah, guna membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hamparan pesisir yang selama ini dikenal dengan keindahan alamnya kini diproyeksikan menjadi salah satu sentra produksi udang modern di Indonesia Timur. Proyek ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional.

Dukungan Tokoh Adat untuk Pembangunan Berkelanjutan

Dalam budaya masyarakat Sumba, pembangunan tidak hanya dipandang dari aspek ekonomi, tetapi juga dari keseimbangan antara manusia, alam, dan warisan leluhur.

Tokoh adat Palakahembi, Kambaru Windi, menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap proyek tambak udang terintegrasi lahir dari proses dialog yang terbuka dan penuh pertimbangan.

DPR RI Tetapkan Lima Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

“Kami tidak melihat ini hanya sebagai proyek fisik, tetapi sebagai bentuk penghargaan terhadap potensi tanah kami. Leluhur kami mengajarkan untuk menjaga bumi agar dapat memberi makan kepada anak cucu,” ujar Kambaru Windi.

Menurutnya, pembangunan tambak udang ini membuka peluang bagi generasi muda Palakahembi untuk bekerja dan berkembang di tanah kelahiran mereka sendiri, tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Ia juga berharap modernisasi sektor perikanan tetap menghormati nilai-nilai budaya dan identitas masyarakat lokal.

Pemerintah Desa Palakahembi: Tambak Udang Jadi Lompatan Ekonomi

Pemerintah Desa Palakahembi menyambut investasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Telkomsel Hadirkan Paket “Seru Ramadan” Temani Ibadah dan Kebersamaan Pelanggan

Selama ini sebagian besar warga masih bergantung pada sektor tradisional yang sering terpengaruh oleh kondisi cuaca dan keterbatasan akses pasar. Kehadiran industri tambak udang modern dinilai dapat menghadirkan stabilitas ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Pemerintah desa menyebutkan tiga manfaat utama dari proyek tambak udang terintegrasi ini, yaitu:

1. Membuka Lapangan Kerja bagi Masyarakat Lokal

Putra-putri daerah akan diprioritaskan untuk terlibat dalam operasional tambak, sehingga mereka dapat memperoleh keahlian teknis di sektor perikanan modern.

2. Menggerakkan UMKM Lokal

Program Perdana Gekraf NTT “Nextpreneur Vol.1” Bantu UMKM Perkuat Keamanan Merek dan Legalitas Bisnis

Investasi ini juga akan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan proyek, seperti jasa transportasi, katering, logistik, hingga penyediaan kebutuhan operasional tambak.

3. Peningkatan Infrastruktur Desa

Seiring dengan pembangunan tambak udang, infrastruktur pendukung seperti jalan desa, jaringan listrik, dan akses air bersih juga akan ditingkatkan, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Palakahembi.

Sosialisasi Terbuka Dorong Dukungan Masyarakat

Dukungan masyarakat terhadap proyek ini tidak muncul secara instan. Proses sosialisasi yang transparan dan dialog terbuka antara pemerintah, tokoh adat, dan warga menjadi kunci terciptanya kesepahaman bersama.

Warga Palakahembi menyadari bahwa keberadaan proyek strategis ini akan menempatkan desa mereka sebagai bagian dari rantai industri perikanan global.

“Kami ingin Palakahembi dikenal bukan hanya karena keindahan padang sabananya, tetapi juga sebagai pusat produksi udang berkualitas dunia,” ungkap salah satu perwakilan warga dalam pertemuan desa.

Palakahembi Menuju Sentra Udang Dunia

Pembangunan tambak udang terintegrasi ini menjadi bukti bahwa Sumba Timur, khususnya Kecamatan Pandawai, mulai mengambil peran penting dalam transformasi ekonomi biru Indonesia.

Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan tokoh adat dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan investasi sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ke depan, udang hasil budidaya dari pesisir Palakahembi diharapkan mampu menembus pasar ekspor global, membawa nama Sumba Timur sebagai salah satu pusat produksi udang berkualitas dunia. (Lid)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement