IDETORIAL.com, Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, menyiapkan dukungan anggaran Rp200 juta untuk mendukung pelaksanaan liga sepak bola usia dini yang digelar Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Kota Kupang.
“Selama anggaran ada, pasti kami bantu. Namun, saya minta perencanaannya rasional agar cabang olahraga lain juga mendapatkan perhatian yang seimbang,” kata Wali Kota Kupang, Chris Widodo, saat menerima audiensi jajaran Askot PSSI Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin, 5 Oktober 2026.
Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan pemain muda melalui kompetisi kelompok usia U-13, U-15, dan U-17. Wali kota juga mengatakan dukungan terhadap pembinaan atlet muda merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah daerah di bidang olahraga.
“Kembangkan terus bakat-bakat muda ini dan berikan hak-hak mereka secara layak. Kita punya infrastruktur yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang atlet,” ujarnya.
Selain pembinaan usia dini, Pemkot Kupang juga mendorong persiapan lebih matang menghadapi kompetisi sepak bola antarkabupaten dan kota, termasuk El Tari Memorial Cup (ETMC). Chris menilai kekuatan tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain, tetapi juga oleh manajemen yang solid dan dukungan berbagai pihak.
Plt Ketua Askot PSSI Kota Kupang, Dicson Haba mengatakan kompetisi U-13, U-15, dan U-17 telah berjalan sebagai bagian dari agenda pembinaan pemain muda. Kompetisi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026.
“Kompetisi ini menjadi ruang pembinaan sekaligus regenerasi pemain sepak bola Kota Kupang. Kami ingin memastikan pemain muda mendapat kesempatan bertanding dan berkembang sejak usia dini.”terang Dicson.
Dukungan anggaran pemerintah diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kompetisi, tetapi menjadi bagian dari sistem pembinaan yang konsisten. Dengan kompetisi yang rutin, pemain muda memiliki kesempatan mengasah kemampuan sekaligus membangun jalur regenerasi sepak bola Kota Kupang secara berkelanjutan.
(Lidia)