GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Peluncuran Buku Otobiografi buku Diberkati untuk Memberkati Paul Liyanto

Peluncuran Buku “Diberkati untuk Memberkati”, Wariskan Nilai Pengabdian Paul Liyanto bagi Pendidikan NTT

IDETORIAL.com, Kupang – Perjalanan anggota DPD RI dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT), Abraham Paul Liyanto dalam membangun dunia pendidikan di NTT diabadikan dalam buku Diberkati untuk Memberkati.

Buku ini tidak hanya merekam perjalanan hidup dan karya Paul Liyanto, tetapi juga membawa pesan tentang kerja keras, kepedulian, dan pentingnya menjadikan keberhasilan pribadi sebagai jalan untuk memberdayakan orang lain.

Rektor Universitas Citra Bangsa (UCB), Frans Salesman dalam sambutannya pada peluncuran buku Sabtu, 24 Oktober 2026 mengatakan, keberhasilan hidup seseorang tidak semata-mata diukur dari apa yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada sesama.

Menurutnya, pesan dalam buku Diberkati untuk Memberkati menjadi sumber inspirasi bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membangun institusi yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Ia menilai, membangun lembaga pendidikan bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan visi jangka panjang, keberanian mengambil keputusan, serta komitmen untuk terus berkembang di tengah berbagai tantangan dan persaingan.

Pemsi Music Fest Hadirkan Anggi Marito, Hasil Konser Dukung Pembangunan Gereja Silo

Perjalanan Universitas Citra Bangsa menjadi salah satu gambaran perkembangan institusi pendidikan yang disampaikan dalam sambutan tersebut. UCB berdiri melalui penggabungan dua institusi pendidikan dengan jumlah awal 480 mahasiswa. Kini, universitas tersebut memiliki 8.466 mahasiswa yang tersebar pada 15 program studi di lima fakultas.

Selain itu, UCB juga telah membuka Fakultas Ilmu Kesehatan Terapan yang mulai menjalankan kegiatan perkuliahan pada semester pertama.

Rektor menyebut perkembangan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan yang berkelanjutan. Kontribusi Paul Liyanto dinilai memiliki arti penting dalam pengembangan pendidikan di NTT, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan, memperoleh pekerjaan, dan meningkatkan kualitas hidup.

Bagi sivitas akademika UCB, buku tersebut diharapkan menjadi warisan nilai yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Nilai kerja keras, kepedulian, keberanian, dan kesediaan memberdayakan potensi orang lain dinilai relevan untuk membangun pendidikan yang berdampak luas.

105 Catar SMK Maritim Nusantara Ditempa Jadi Pelaut Tangguh

Rektor berharap buku Diberkati untuk Memberkati dapat menjadi bahan pembelajaran bagi dosen, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika agar tidak hanya mengejar pencapaian pribadi, tetapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Buku tersebut juga direncanakan menjadi bagian dari koleksi referensi di perpustakaan UCB, sehingga perjalanan dan nilai pengabdian yang terkandung di dalamnya dapat dipelajari oleh generasi muda.

Peluncuran buku ini menjadi momentum untuk mengingat bahwa keberhasilan seseorang memiliki makna lebih besar ketika membawa manfaat bagi orang lain. Dalam konteks pembangunan NTT, nilai tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membuka kesempatan, memberdayakan masyarakat, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Sebagaimana pesan utama buku tersebut, berkat yang paling bermakna bukan hanya yang diterima untuk diri sendiri, melainkan yang terus mengalir dan menghadirkan kehidupan bagi sesama.

Mantan Gubernur NTT, Herman Musakabe yang hadir langsung dalam Peluncuran buku yang dirangkai dengan momentum ulang tahun ke-70 Abraham Paul Liyanto mengatakan, hal ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan tentang keteladanan dan perubahan kehidupan. Tokoh yang diangkat dalam buku tersebut dinilai menunjukkan bahwa keterbatasan pada masa lalu tidak harus menentukan masa depan seseorang.

Gejolak Pasar Modal Tak Hanya Dipicu MSCI, BEI NTT Soroti Faktor Global dan Domestik

“Saya sebagai mantan Gubernur NTT ingin menyampaikan bahwa Paul Liyanto adalah manusia kaya arti, yang memberi arti bagi otang lain, ini adalah pewarisan nilai kehidupan”kata Herman

Pengalaman hidup tokoh itu dipandang sebagai sumber pembelajaran bagi generasi berikutnya, terutama mengenai arti kerja keras, kompetensi, pengabdian, dan kemampuan memberi manfaat kepada orang lain.

Ia menegaskan bahwa buku tersebut tidak semata-mata dibaca sebagai hiburan atau catatan perjalanan hidup, tetapi juga sebagai sumber nilai kehidupan yang dapat diterapkan oleh generasi muda.

Menurutnya, pengalaman dan karya seseorang akan memiliki arti lebih luas apabila mampu menginspirasi orang lain untuk melakukan hal serupa. Karena itu, nilai-nilai keteladanan dari generasi sebelumnya perlu diteruskan kepada generasi milenial dan generasi berikutnya.

Ia berharap NTT tidak terus terjebak dalam pandangan bahwa kemiskinan dan keterbelakangan merupakan kondisi yang sulit diubah. Sebaliknya, masyarakat perlu membangun keyakinan bahwa perubahan dapat terjadi ketika potensi manusia dikembangkan dan diberi kesempatan.

Momentum peluncuran buku tersebut pun menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam dan kebijakan pemerintah. Kualitas manusia, keteladanan, serta keberanian untuk bertindak juga menentukan arah perubahan NTT ke depan.

(Lidia)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement