IDETORIAL.com, Kupang – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama PT TASPEN (Persero) dan Gekrafs Pusat menyiapkan enam dokter untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Flores.
Pengiriman tenaga medis tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026).
Enam dokter tersebut akan diberangkatkan ke sejumlah wilayah di Flores untuk membantu tenaga kesehatan yang telah lebih dahulu berada di lapangan. Selain memberikan pelayanan medis, para dokter juga akan membawa obat-obatan untuk masyarakat terdampak.
Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, saat secara simbolis menyerahkan bantuan, Selasa, 18 Agustus 2026 mengatakan dukungan terhadap tenaga kesehatan merupakan bagian dari komitmen TASPEN membantu masyarakat terdampak bencana.
“Selain bantuan paket sembako dan kebutuhan penunjang, TASPEN juga menyerahkan bantuan kepada Gekrafs NTT yang kemudian akan mengirimkan tenaga kesehatan ke lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak gempa bumi,” ujar Fary.
Ketua DPW Gekrafs NTT yang juga Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mengatakan Gekrafs NTT telah bergerak membantu masyarakat sejak awal bencana, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak.
Menurut Serena, salah satu bantuan yang telah dilakukan Gekrafs NTT adalah mendukung akses air bersih bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Ngada. Gekrafs NTT juga memberikan perhatian kepada masyarakat Palue, Kabupaten Sikka, yang turut terdampak bencana.
“Perhatian dari kami, Gekrafs NTT, sudah dilakukan sejak awal. Kali ini Gekrafs NTT dibantu PT TASPEN dan Gekrafs Pusat akan memberangkatkan enam dokter ke Flores untuk membantu sekaligus melihat kondisi masyarakat terdampak serta menyalurkan obat-obatan,” kata Serena.
Ia menjelaskan, enam dokter tersebut akan membantu tenaga kesehatan yang telah tersebar di sejumlah wilayah Flores. Kehadiran tambahan tenaga medis diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang berada di lokasi pengungsian dan wilayah yang sulit dijangkau.
Selain pelayanan kesehatan, tim juga akan membawa obat-obatan untuk membantu memenuhi kebutuhan medis masyarakat terdampak.
Dukungan tersebut melengkapi bantuan kemanusiaan TASPEN senilai Rp155 juta yang sebelumnya disalurkan bagi masyarakat terdampak gempa NTT. Bantuan tersebut terdiri atas 400 paket sembako, tujuh unit genset, 25 unit terpal serta obat-obatan.
Kolaborasi Gekrafs NTT, Gekrafs Pusat dan TASPEN menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kemanusiaan pascabencana. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, pengiriman tenaga medis diharapkan dapat mempercepat penanganan kesehatan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa di Flores.
(Lid)